Melihat fenomena di era sekarang yang serba canggih dan mengandalkan teknologi, tidak jarang banyak orang yang tertarik untuk membangun startup. Sudah banyak ditemukan startup yang ada berfokus pada bidang yang bermacam-macam. Salah satunya adalah pendidikan. Menurut data dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, startup yang bergelut di dunia pendidikan atau dikenal dengan edutech bisa berpotensi menjadi unicorn berikutnya. Tidak hanya itu, konsep pembelajaran yang diterapkan pada edutech bisa saja membuatnya menjadi masa depan dari sistem pendidikan di Indonesia. Kira-kira seperti apa dan kenapa edutech bisa menjadi masa depan pendidikan Indonesia? Yuk cek 3 alasannya di sini!

Dapat melatih pikiran kritis sang anak

flicke23.jpgFoto: Dok. Flickr

Wajar saja jika edutech atau kelas pembelajaran secara online masih diragukan oleh banyak orang tua. Belajar secara online tentu membuat orang tua berpikir apakah sang anak benar-benar belajar atau hanya sekedar bermain. Ditambah tidak ada tutor yang nyata seperti di bimbingan belajar konvensional. Namun dibalik semua itu, belajar secara online dapat melatih kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu si anak. Dengan adanya fasilitas online, sang anak dapat mencari jawaban atas pertanyaan yang dihadapinya dan melatih rasa inisiatif. Tidak hanya sekedar menunggu diberi tahu.

Pelajar dapat lebih mandiri

flickr2.jpg3.jpgFoto: Dok. Flickr

Mandiri di sini berhubungan dengan hal pemahaman materi. Kebanyakan sekolah memiliki tipe pembelajaran menggunakan pendekatan teacher centered learning. Yang berartikan pengajar akan menjelaskan semua materi yang ada dan murid hanya perlu mendengarkan dan menerima. Padahal faktanya, setiap anak memiliki daya tangkap yang berbeda-beda. Itulah mengapa edutech bisa menjadi solusinya. Dengan memberikan alur materi yang jelas, para murid dapat belajar sesuai dengan kemampuannya masing-masing tanpa harus dipaksa.

Dapat menyetarakan kualitas pendidikan

flickr.jpgFoto: Dok. Flickr

Anak yang berada di sebuah pulau belum tentu memiliki kualitas pendidikan sebaik anak di pulai lain. Keterbatasan fasilitas dan juga tenaga pengajar membuat kualitas pendidikan antara satu anak dan anak yang lain berbeda. Dengan adanya startup edutech, diharapkan dapat memberikan materi pembelajaran secara merata kepada pelajar di Indonesia tanpa harus mengandalkan tenaga guru konvensional.

Baca juga: Batik Mendominasi Sidang Dewan Keamanan PBB di New York

Tags: Indonesia, Edutech, Sistem Pendidikan