Perubahan dunia yang terjadi begitu cepat dan dratis disebabkan oleh perkembangan teknologi, inovasi baru serta penemuan-penemuan baru. Bahkan dalam dunia furnitur dan desain sekalipun perkembangan tersebut tidak dapat terelakkan. Munculnya motivasi dan inovasi baru ini juga mendukung para pekerja kreatif termasuk 5 desainer interior dan furnitur ini untuk terus berkarya serta mendorong batas-batas desain. Yuk kita intip siapa saya desainer bertalenta ini. 

 Duccio Maria Gambi

1.jpgfoto: Dok. ducciomariagambi

Duccio Maria Gambi (37) adalah seorang furnitur dan interior desainer yang berasal dari Paris. Sejak tahun 2012, ia bekerja secara obsesif, dan hampir secara eksklusif, dengan satu bahan yaitu beton. Memiliki latar belakang teori desain yang kuat, Duccio yang memfokuskan karyanya pada eksperimen pengecoran beton dan berhasil memenangkan Credit Prize at Miart 2017. 

Keti Toloraia dan Nata Janberidze

2.jpg
foto: Dok. Dezeen

Keti Toloraia dan Nata Janberidze merupakan founder dari Georgian Interior dan studio design ROOMS. Toloraia dan Janberidze sendiri bertemu ketika keduanya sedang belajar desain interior bersama di Tsibilisi Academy of Arts sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk membangun ROOMS. Desain mereka berfokus pada interior ritel, perumahan, serta handcrafted furniture yang menggunakan bahan utama batu dan beton. Selain mendunia, hasil karya mereka juga ditampilkan dalam berbagai pameran bergengsi seperti The Perfect Future di New York, Spazio Rossania Orlandi di Milan dan London’s Mint Gallery. 

Matteo Cibic

3.jpgfoto: Dok. Matteocibicstudio.com

Matteo Cibic merupakan creative company yang berbasis di Milan dan Vicenza, Itali. Didirikan 15 tahun yang lalu, Matteo Cibic telah berhasil mengembangkan produk serta ide-ide kreatifnya ke beberapa perusahaan internasional, private collector dan institusi budaya. Matteo selaku desainer, creative director dan owner dari perusahaan kreatif ini dikenal karena kemampuannya menghasilkan karya yang multifungsi dengan gaya yang menggabungkan elemen desain seperti antropomorfik dan zoomorfik figur. Hasil karyanya yang terkenal antara lain adalah Domsai terrariums, 10A clothing range, dan Tim Towers di Roma. Matteo dianugerahi sebagai International Young Talent of the year pada tahun 2017 oleh Elle Décor.

Sang Hoon Kim

4.jpgfoto: Dok. Cristina Grajales Gallery

Sang Hoon Kim adalah seorang desainer furnitur yang berasal dari Korea yang karyanya terinspirasi dari arsitektur bangunan. Dalam karya-karya furniturnya, ia kerap memadukan beberapa elemen seperti memory foam dengan warna yang cerah serta alat-alat bangunan berteknologi tinggi. Membuat siapa saja yang menikmati karyanya teringat pada struktur bebatuan alami. Salah satu dari karya Kim yang terkenal adalah A Sofa to Remember dan Soft Spot.

Els Woldhek dan Georgie Massive

5.jpgfoto: Dok. Mocco Loco Submissions

Els Woldhek adalah desainer asal Belanda yang tinggal dan bekerja di London. Dibawah studio bernama Whatels, Els menciptakan furnitur dengan menggunakan bahan bekas. Bersama dengan kerabat dekatnya, yang juga merupakan seorang desainer, Georgie Massive, mereka memproduksi serangkaian furniture lain untuk Bloomberg Philanthropy yang dibuat menggunakan bahan yang sama.

 

Tags: Society, Interior, Design, Furniture, International