Cover.jpgFoto dok: pixabay.com

Pernahkah kamu membayangkan untuk bekerja sambil berlibur, menikmati pantai atau mencicipi kuliner lokal yang tidak kalah lezatnya dari negaramu sendiri? Jika kamu seorang digital nomad, penggemar travelling dan sedang mencari pengalaman bekerja secara remote di luar negeri, maka lima negara ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

1/5 Barbados

Barbados.jpgFoto dok: barbadospocketguide.com
 

Pada bulan Juli lalu, Perdana Menteri Barbados, Mia Amor Mottley mengumumkan dalam sebuah website resmi bahwa negara di kawasan Karibia tersebut membuka layanan penerimaan aplikasi visa kerja remote mulai dari tanggal 18 Juli 2020 dengan masa berlaku visa selama satu tahun. Dinamakan "12 Month Barbados Welcome Stamp," pemerintah Barbados mengatakan bahwa pengadaan visa tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pekerja digital dan profesional, terutama bagi para kaum milenial untuk bekerja dari rumah di tempat yang indah dan mengasyikkan.

Untuk mengajukan visa tersebut, para peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan seperti mempersiapkan dana pengajuan visa sebesar 2,000 dolar AS (Rp29 juta). Bagi para pemohon kategori keluarga atau pasangan, biaya pembuatan visa sebesar 3,000 dolar AS (Rp48 juta) dan visa tersebut akan berlaku selama setahun sejak diterbitkan. Agar permohonan visa dapat disetujui, pemohon setidaknya harus memiliki penghasilan sebesar 50,000 dolar AS (Rp730 juta), sementara dokumen lain yang dibutuhkan adalah foto ukuran paspor, biodata, salinan akte kelahiran, kartu keluarga dan mengisi formulir yang dapat dilihat di sini.

2/5 Bermuda

Bermuda.jpgFoto dok: telegraph.co.uk

Bermuda merupakan salah satu tujuan populer bagi orang Amerika Serikat dan bagi kamu yang mencari destinasi tepat untuk liburan santai. Jika kamu ingin bekerja sambil menikmati pantai yang indah, Bermuda saat ini menawarkan menawarkan visa nomad hingga 12 bulan. Dikutip dari website resmi pemerintah setempat mengatakan bahwa visa tersebut diperuntukkan bagi para digital nomad dan mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman bekerja secara remote. Hal ini juga disambut baik bagi para wisatawan muda. Bagaimana tidak? Biaya yang dikeluarkan hanyalah 263 dolar AS atau setara dengan Rp3,9 juta tanpa memerlukan penghasilan khusus. Sebelum mendaftar pastikan bahwa kamu memiliki asuransi kesehatan yang memadai.

3/5 Meksiko

mexico.jpgFoto dok: enchantingtravels.com

Selain terkenal akan budayanya, Meksiko juga merupakan surga makanan bagi para pecinta travelling. Jika kamu tertarik untuk menghabiskan waktu berlibur sekaligus bekerja, Meksiko menawarkan temporary resident visa selama satu tahun. Selain itu, visa ini juga dapat diperbaharui setiap tahun hingga tiga tahun selanjutnya. Untuk dapat bekerja di sana, kamu diminta untuk memiliki pendapatan bulanan lebih dari 1.620 dolar AS atau setara dengan Rp24 juta dan pada bulan ke-6, kamu juga dituntut untuk memiliki aset tunai sebesar 27.000 dolar AS atau Rp400 juta.

4/5 Estonia

estonia.jpgFoto dok: smallbsuiness.co.uk
 

Dikutip dari media asing, Estonia memperkenalkan program residensi elektronik yang memungkinkan wirausahawan internasional mengakses layanan digital pemerintah Estonia dan memulai bisnis di Uni Eropa, tanpa harus hadir secara fisik. Visa baru ini akan memungkinkan pekerja untuk pindah dan tinggal di negara tersebut.

Program ini pun sekarang terbuka dan bisa daftar melalui aplikasi online. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi pelamar yang ingin memiliki visa nomad digital. Di antaranya, dapat bekerja di lokasi yang berbeda, kemampuan untuk bekerja dari jarak jauh, memiliki kontrak kerja aktif dengan perusahaan yang terdaftar di luar Estonia, menjalankan bisnis melalui perusahaan sendiri yang terdaftar di luar negeri, atau bekerja sebagai pekerja lepas untuk klien yang sebagian besar di luar Estonia. Selain itu, aplikasi tersebut membutuhkan bukti bahwa penghasilan kamu memenuhi ambang minimum selama enam bulan sebelum aplikasi, yang saat ini 3504 Euro atau Rp 61,6 juta.

5/5 Spanyol

Spanyol.jpgFoto dok: lonelyplanet.com 

Spanyol menawarkan pilihan yang sangat menarik bagi para wiraswasta dan digital nomad yang cenderung ingin menjadi freelancers. Freelance visa akan memberimu masa tinggal hingga satu tahun. Saat melamar, ada beberapa persyaratan, dan kamu harus mampu menghidupi diri sendiri selama setahun atau memiliki dana yang cukup untuk hidup tanpa bantuan pemerintah. Sama seperti kebanyakan negara di Eropa, kamu harus mengikuti prosedur background check. Setelah lulus, kamu akan dapat bergabung dengan para digital nomad lainnya di Ibiza atau Barselona.

Peraturan Covid-19

Covid.jpgFoto dok: unsplash/@gitfo
 

Sebelum mendaftarkan diri, Barbados dan Bermuda memiliki peraturan yang cukup ketat pada saat kedatangan. Tes Covid-19 harus ditunjukkan saat kedatangan dan kamu harus mengikuti masa karantina mandiri selama 14 hari. Selain itu kamu juga harus memeriksa ulang aplikasi pendaftaran karena beberapa negara akan memintamu memberikan bukti alamat, catatan kesehatan terkini, dan criminal background check.