bran-stark-got-1.jpg

Foto Dokumen : SheKnows

[SPOILER ALERT]

Serial TV Game of Thrones telah berakhir, dan beragam pendapat pun bermunculan dari para penggemar setianya. Season terakhirnya memang dinobatkan sebagai season yang terburuk dari serial legendaris ini, namun pada akhirnya para penonton pun menerima bagaimana akhir dari serial tersebut. Dengan anak-anak Stark yang akhirnya memegang tampuk kekuasaan, dan karakter-karakter protagonis favorit banyak orang yang menjadi “staf kerajaan”, pada akhirnya GOT memiliki happy ending, yang tentu saja membuat kita lega karena bertolak belakang dengan yang sebelumnya pernah dikatakan Ramsay Bolton, “If you think this has a happy ending, you haven’t been paying attention”.

Namun, harus diakui bahwa akhir dari GOT meninggalkan banyak pertanyaan. Terdapat banyak kejadian dan tokoh yang tidak dijelaskan keadaan akhirnya sampai serial ini berakhir. Berikut beberapa pertanyaan yang mungkin muncul di kepala kita sebagai penggemar GOT.

 

Agama apa yang sekarang dianut oleh warga Westeros ?

maxresdefault.jpgFoto Dokumen : Youtube

Seperti yang kita tahu, saat zaman kekuasaan Baratheon, agama yang dianut adalah Faith of the Seven atau the New Gods yang diimami oleh the High Sparrow sebelum akhirnya Cersei Lannister meledakkan semua pemeluknya di season keenam. Selain itu, ada juga agama yang dianut oleh Melisandre yang bertuhankan Lord of Light yang juga terlihat nyata karena kemampuan untuk menghidupkan orang mati dan menyalakan api hanya dengan kekuatan pikiran yang diberikan lewat Melisandre dan Beric Dondarrion. Namun, Bran Stark, raja enam kerajaan saat ini menganut agama the Old Gods seperti penduduk utara lainnya. Bisa jadi the Old Gods kembali dianut tidak hanya oleh penduduk utara, tapi juga oleh seluruh penduduk Westeros lainnya karena raja yang baru. Walaupun begitu, tetap tidak ada kejelasan yang pasti dari para penulis skenario dan George R.R. Martin sendiri.

Siapakah Azor Ahai ?

game-of-thrones-season-8-melisandre.jpg

Foto Dokumen : Den of Geek

Melisandre selalu menyebut-nyebut Azor Ahai atau The Prince that was Promised, namun hingga serial ini berakhir, tidak ada yang tahu siapa sebetulnya orang yang ada dalam ramalan The Red Lady ini.

Bagaimana nasib Ellaria Sand ?

game-of-thrones-torture-920x518.jpgFoto Dokumen : Marie Claire

Setelah diberi penyiksaan yang lebih kejam daripada hukuman mati (melihat anaknya sendiri mati diracuni dan tinggal dengan mayatnya di penjara bawah tanah untuk selamanya), kita tidak pernah mendengar lagi bagaimana nasib Ellaria Sand. Apakah akhirnya dia mati sebelum Daenerys menyerang King’s Landing, atau apakah dia ikut mati tertimbun reruntuhan Red Keep. Ada kemungkinan pula bahwa Ellaria masih hidup karena penjara bawah tanah pun adalah tempat paling aman untuk terhindar dari reruntuhan. Mungkinkah sebagai sesama musuh Cersei Lannister, Daenerys akhirnya membebaskan Ellaria ? We’ll never know.

Kemana perginya Dothraki ?

Dothraki-s7-compressed.jpgFoto Dokumen : Wiki of Thrones

Di episode 4 season 8 kita mungkin akan berpikir bahwa kawanan Dothraki telah habis dilahap oleh para pengikut Night King seiring dengan menghilangnya kerlip-kerlip api yang berkobar di pedang setiap tentara Dothraki dalam kegelapan. Namun, di episode terakhir di season yang sama, ternyata masih ada cukup Dothraki untuk berjuang dengan Daenerys di perang selanjutnya dalam rangka menghapuskan tirani. Namun, setelah Dany mati, mereka pun menghilang. Apakah mereka kembali ke kampung halaman mereka di Essos ? Ataukah mereka ikut tentara Unsullied ke Naath ? Once again, will never know.

Apakah nama Stark akan berakhir ?

sansa-bran-jon-and-arya-stark-in-game-of-thrones-season-7.jpegFoto Dokumen : Inverse

Seperti yang dijelaskan secara gamblang oleh Sansa Stark di hadapan seluruh perwakilan House yang tersisa bahwa Bran Stark sebagai satu-satunya pria dan penerus garis keturunan Stark tidak bisa mempunyai keturunan. Jon memang punya semangat khas Stark, namun ia memiliki nama keluarga lain yang lebih sah. Arya sepertinya tidak tertarik untuk mempunyai anak. Di sisi lain, apakah Sansa mampu menggunakan kekuasaannya sebagai the Queen in the North dan mebuat anaknya nanti membawa nama keluarga Stark daripada nama keluarga suaminya kelak ? Then again, we’ll never know.

Baca selanjutnya: 5 Lokasi ‘Game of Thrones’ Ini Bisa Kamu Kunjungi Dalam Dunia Nyata