1/5 Snowpiercer

Para penikmat film bergenre science fiction pasti sudah tidak asing lagi dengan ‘Snowpiercer’ besutan Bong Joon-ho. Film yang menceritakan tentang percobaan perubahan iklim untuk memerangi pemanasan global yang berujung membunuh banyak orang ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul 'Le Transperceneige' karya Jacques Lob, Benjamin Legrand dan Jean Marc Rochette. Menjadi salah satu film box office terlaris, film ini juga diadaptasi menjadi sebuah serial TV yang ditayangkan di Netflix pada pertengahan Mei ini. Masih di produseri oleh Bong Joon-Ho, serial dengan judul yang sama ini bercerita tentang sebuah kereta yang terus berjalan menembus salju untuk bertahan hidup di tengah dinginnya bumi dengan suhu mencapai minus 119 derajat celcius. Penumpang di kereta ini juga dibagi menjadi dua, yaitu kaum kelas atas dengan fasilitas mewah dan kaum kelas bawah dengan fasilitas kurang dari memadai. Perbedaan kehidupan di kereta ini memunculkan pemberontakan antara dua kelompok. Sementara kereta harus terus berjalan, para penguasa di kereta tersebut tampak kehilangan kendali saat menangani konflik.
 
2/5 Hollywood

Dirilis pada 1 Mei lalu, serial TV bertajuk ‘Hollywood’ yang ditayangkan di Netflix ini menceritakan tentang dunia hiburan Amerika usai Perang Dunia 2. Dibintangi oleh Darren Criss, Patti LuPone, Jake Picking, Jeremy Pope, Samara Weaving dan Alessandro Pedrazzi, serial tujuh episode ini akan membawa kita kembali ke Hollywood dimana para aktor, aktris serta sineas film mewujudkan mimpinya. Tidak hanya menceritakan tentang persaingan ketat antar selebritis, serial TV ini juga mengungkap sisi kelam di balik layar termasuk rasisme dan menilik tanggapan bahwa Hollywood hanya diisi oleh orang-orang berkulit putih yang menguasai layar. Disutradari oleh Ryan Murphy dan Ian Brennan sebagai penulis naskah, serial TV ini mendapatkan skor sebesar 7,8 dari 10.
 
3/5 Blood and Water

Dirilis pada pertengahan Mei tahun ini, ‘Blood & Water’ adalah web seri original Netflix yang dibuat di Afrika Selatan dan dibintangi Ama Qamata, Khosi Ngema dan Gail Mabalane. Disutradarai oleh seorang award-winning director asal Afrika selatan, Nosipho Dumisa, serial TV ini bercerita tentang Puleng (Ama Qamata), seorang gadis SMA yang melacak saudara perempuannya yang diculik sebagai bagian dari jaringan perdagangan manusia.
 
4/5 Control Z

Disutradarai oleh Bernardo De La Rosa dan Alejandro Lozano, serial tentang dunia peretas dan kehidupan remaja sekolah yang dirilis pada 22 mei tahun ini. Dibintangi oleh Ana Valeria Becerril, Michael Ronda, Yankel Stevan, Zion Moreno, dan Luis Curiel, serial TV ini berkisah tentang seorang remaja sekolah yang mendapatkan pesan misterius di laptopnya. Berisi perintah yang ditujukan untuknya, ia harus menceritakan rahasia temannya, yang jika tidak dilakukan, sang pengirim akan menyebarluaskan kebohongan atau rahasia sang penerima. Seperti apa rahasia yang disimpannya sehingga ia harus melibatkan teman-temannya dalam masalah ini? Tonton selanjutnya di Netflix.
 
5/5 Sweet Magnolias

Disutradarai oleh Sheryl J. Anderson, drama romansa asal Amerika Serikat ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama karya Sherryl Woods. Dirilis di Netflix pada 19 Mei lalu, TV series ini mengisahkan tiga wanita yang sudah bersahabat sangat dekat dan berteman sejak sekolah menengah. Salah satu karakternya, Maddie Townsend, harus menghadapi banyak hal dalam hidupnya termasuk ketiga anaknya, suami yang berselingkuh, dan seseorang yang membuat seluruh kota membicarakan tentangnya. Cerita yang menyentuh hati ini akan mengajarkan kita mengenai kehidupan, pertemanan dan karir.