Screen Shot 2019-09-17 at 6.19.18 PM.png

Foto: Instagram @chelseaislan

Artis cantik Chelsea Islan ternyata hobi membaca dan tentunya ia punya beberapa buku yang menjadi favoritnya. Saat Indonesia Tatler melakukan wawancara dengan Chelsea di Jakarta Selatan, wanita kelahiran Washington D.C. ini memberikan rekomendasi lima buku self-improvement favoritnya yang bisa menginspirasimu. Apa saja buku-buku favorit Chelsea? Yuk, cek selengkapnya di sini.

The Alchemist — Paulo Coelho

Buku pertama adalah The Alchemist, karya besar sang penulis asal Brasil Paulo Coelho. The Alchemist menceritakan kisah petualangan Santiago, seorang pengembala domba yang berkeliling dunia untuk mencari harta karun. Selama membaca perjalanan Santiago, Coelho mengajarkan kita untuk berpikir bijak, mengikuti kata hati, dan berempati. Tidak berhenti di situ, Coelho juga mengajak kita untuk berpikir tentang pentingnya meraih mimpi.

Warrior of the Light — Paulo Coelho

51gn0FDEDWL._SX328_BO1,204,203,200_.jpg

Foto: amazon.com

Buku kedua yang menjadi favorit Chelsea juga ditulis oleh Paulo Coelho dengan judul Warrior of  the Light. Buku yang berhasil menjadi international bestseller ini berisi pesan-pesan dari Paulo untuk menjadi seorang pejuang. Lebih tepatnya pejuang yang menghargai mimpinya, tidak menyerah pada keadaan, dan memilih untuk menjadi dirinya sendiri.

The Kite Runner — Khaled Hosseini

81RUfP0ZOjL.jpg

Foto: amazon.com 

The Kite Runner merupakan karya penulis Amerika kelahiran Afghanistan, Khaled Hosseini. The Kite Runner menceritakan indahnya persahabatan antara dua anak laki-laki yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Pelajaran tentang hidup, perbedaan kasta, dan pertemanan bisa kamu dapatkan saat membaca buku ini. Salah satu kutipan dari buku ini mengajarkan bahwa hal sekecil apa pun yang terjadi dalam satu hari, bisa saja memberikan efek yang besar bagi kehidupanmu. 

The Secret — Rhonda Byrne

the secret.jpgFoto: goodreads.com 

The Secret ditulis oleh Rhonda Byrne yang merupakan seorang produser televisi dan penulis asal Australia. Buku ini berisikan kisah pelajaran hidup bagaimana kita bersyukur terhadap apa yang sudah diberikan oleh alam semesta. Selain itu, Byrne juga menuliskan beberapa tips untuk membangun kepribadian yang dapat diterima dan disenangi banyak orang. 

Essays in Love — Alain de Botton

esai.jpg

Foto: goodreads.com 

Buku karangan filsuf dan penulis Inggris kelahiran Swiss ini mengisahkan perjalanan dua anak manusia yang sedang menjalani hubungan. Dimulai dari pertemuan yang tidak disangka, ciuman pertama, patah hati, pertengkaran, dan fase-fase lainnya dalam hubungan diceritakan dengan indah oleh de Botton sehingga ceritanya sangat berkesan di hati. 

Baca juga: What Skills Do Millennials Need To Survive In ‘Industrial Revolution 4.0’?

Tags: Arts, Chelsea Islan, Books, Buku, Buku Self Improvement