lukisan baquiat.pngFoto dok: Phillips 

Baru-baru ini lukisan monumental karya seniman asal Amerika Serikat, Jean-Michel Basquiat berjudul ‘Victor 25448’ (1987) dikabarkan akan dilelang pada acara Contemporary Evening Sale yang digelar secara virtual oleh Phillips pada 2 Juli mendatang. 

Lukisan berukuran enam kali sebelas kaki ini pernah ditampilkan pada sebuah pameran tunggal terakhir sang seniman, tepatnya di Galeri Vrej Baghoomian New York, sebelum kematiannya di tahun 1988.

Karya paper on canvas berukuran besar ini menampilkan beberapa grafik simbol atau tanda (sign) yang ditemukan dalam buku karya Henry Dreyfuss berjudul 'Symbol Sourcebook.' 

Salah satu visual paling menonjol dalam komposisi neo-ekspresionis ini adalah kata 'IDEAL' yang terpampang di tengah lukisan. Deputy Chairman Phillips, Robert Manley menjelaskan dalam salah satu wawancaranya bahwa teks tersebut merujuk pada hubungan sang seniman dengan industri seni.

“Semua karya Basquiat, secara langsung atau tidak langsung, mengekspresikan indentitasnya sebagai seorang seniman berkulit hitam di dunia seni yang didominasi oleh kulit putih.” Ia juga menambahkan bahwa ‘Victor 25448’ merujuk pada kebrutalan yang diderita orang kulit hitam dalam banyak bentuk dan juga merupakan refleksi dari sang seniman sendiri.

jean.jpgFoto dok: biography.com

Saat ini lukisan Victor 25448 diperkirakan memiliki harga pra-penjualan antara 8 juta dolar AS (Rp114 miliar) dan 12 juta dolar AS (Rp171 miliar). Presentase dari hasil penjualan lukisan ini nantinya juga akan diberikan kepada Justice Fund, sebuah inisiatif yang berupaya mengurangi penahanan massal di AS dan juga didukung oleh kolektor Agnes Gund. 

Berharap menyusul kesuksesan Phillips pada tahun 2018 saat berhasil melelang lukisan Basquiat berjudul ‘Flexible’ dengan nilai 43 juta dolar AS (Rp614 miliar), rumah lelang asal New York, AS ini memperkirakan bahwa lukisan ‘Victor 25448’ akan terjual di harga 10 juta dolar AS atau setara dengan Rp143 miliar. Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.