LRT Jakarta yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara akan beroperasi pada akhir bulan Mei mendatang. LRT akan mulai beroperasi sebagai salah sarana transportasi secara konvensional. Ada beberapa hal menarik yang perlu diketahui terkait dengan berita tersebut. Apa saja? Yuk kita tengok sama-sama.

Apa Itu LRT?

mediaindonesia.jpgfoto: Dok. mediaindonesia

LRT adalah singkatan dari Light Rail Train. LRT merupakan sarana transportasi baru bagi masyarakat ibu kota dan wilayah sekitarnya. LRT juga merupakan anak perusahaan dari PT Jakarta Propertindo (JAKPRO). Uji coba menggunakan LRT sendiri telah dilakukan sejak tanggal 15 Agustus sampe 14 September pada tahun 2018 yang lalu. Mendapat antusiasme yang hebat dari masyarakat, uji coba yang telah dilakukan ini diikuti lebih dari 10.000 masyarakat. 

Apa Bedanya LRT Dengan KRL Dan MRT?

ekonomi.ekozone.jpgfoto: Dok. ekonomi.ekozone

Secara umum  LRT, KRL dan MRT ketiganya sama-sama merupakan transportasi yang bebasis rel dan digerakkan oleh listrik. Namun, tentunya terdapat perbedaan juga antara kektiga transportasi ini. LRT tidak dapat memuat penumpang sebanyak yang dimuat oleh KRL. Sedangkan perbedaan antara LRT dan MRT terdapat pada panjang rangkaian, kapasitas dan target penumpang, serta model perintasan. Hal lain yang menarik adalah bahwa LRT akan melakukan integrasi dengan trasnportasi transjakarta, sehingga dapat memudahkan masyarakat yang akan berpergian menggunakan LRT dan juga transjakarta.

Dimana Saja Lokasi Depo LRT?

tribunnews bogor.jpgfoto: Dok. tribunnews Bogor

Sebelumnya, Depo  adalah tempat penyimpanan, perawatan dan perawatan LRT. Dengan kata lain, Depo bagaikan rumah atau rumah sakit bagi LRT.  Lokasi Depo LRT di Jakarta sendiri berada di daerah Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.  Setiap Depo LRT akan dilengkapi dengan pepohanan yang rindang. Hal tersebut untuk menjalankan visi dari Depo LRT sendiri yaitu harus ramah lingkungan dan memiliki ruang terbuka hijau atau RTH.

LRT Dilengkapi Dengan PHP

LRT juga dilengkapi dengan fasilitas dengan menyediakan fitur yang digunakan sebagai penunjang keselamatan penumpang. Salah satunya yaitu Passenger Help Point (PHP). PHP adalah fitur yang terdapat di setiap stasiun, dan fitur yang bergungsi sebagai alat komunikasi yang digunakan oleh penumpang untuk menghubungi para petugas LRT jika dalam keadaan situasi darurat. Bukan hanya sekedar fitur keselamatan  biasa, tetapi fitur PHP dibuat dengan menggunakan standar internasional.  Sehingga LRT yang ada di Jakarta tidak kalah canggih dan maju seperti yang berada di luar negeri seperti Amerika Serikat.

Memperkerjakan Perempuan dan Milenial

megapolitan kompas.jpgfoto: Dok. megapolitan kompas

LRT memiliki Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) atau yang biasa kita kenal sebagai masinis perempuan. Hal ini merupakan yang pertama di Indonesia. Total masinis yang dimiliki LRT adalah sebanyak 25 orang, 6 diantaranya merupakan para perempuan. Adapun para masinis perempuan itu dilengkapi dengan sertifikat ASP pada tingkat pertama. Tidak hanya itu saja, pihak LRT juga memberdayakan para tenaga kerja milenial. Kenapa milenial? karena milenial dianggap harus bisa menjadi tulang punggung dalam bidang transportasi nasional. Pihak LRT kemudaian akan bekerja sama juga dengan pihak transjakarta untuk memberikan pelatihan bagi tenaga kerja milenial.

Baca juga : Batik Mendominasi Sidang Dewan Keamanan PBB di New York

Tags: Arts, Culture, Jakarta Utara, LRT