Perkembangan teknologi informasi begitu dahsyat. Belum tuntas masyarakat dunia menikmati teknologi jaringan generasi keempat (4G), kini sejumlah negara sudah menapak memasuki era 5G. Inovasi yang ditawarkan teknologi nirkabel 5G itu bukan sebatas mengubah layanan berkomunikasi menjadi jauh lebih cepat, tapi juga mengubah pola hidup manusia. Berikut beberapa hal tentang 5G yang akan mengubah dunia.

Baca juga: Crystal Cruise: Mewah-Lewah Mengarungi Samudra

Koneksi yang lebih cepat dan jangkauan yang lebih luas

Tentu pengembangan jaringan akan membuahkan kecepatan yang lebih dari sebelumnya. Namun di 5G, pertambahan kecepatan ini sungguh signifikan. Bahkan, ini akan lebih cepat ketimbang koneksi broadband yang dipakai di rumah atau kantor. Selain itu, jaringan 5G diklaim bisa mendukung lebih banyak koneksi data dibanding sebelumnya.

Infrastruktur masa depan


Dengan jaringan 5G, kenyamanan warga di smart city pun semakin meningkat. Kontrol smart city di seluruh aspek kehidupan kota bertujuan mengubah lingkungan kota dalam bidang transportasi, infrastruktur, lingkungan, utilitas, gedung, dan kehidupan warga. Beberapa bentuk dari smart city itu antara lain penerapan gedung ramah lingkungan, manajemen gedung secara otomatis, kontrol akses, turbin angin di atap gedung, turbin angin vertikal, kontrol polusi udara, panel surya terintegrasi gedung, jaringan listrik smart, dan deteksi kebocoran bahan kimia.

Robotik

Dengan kedatangan 5G dengan latensi super rendah, aplikasi Internet yang memenuhi waktu respon cepat dapat ditingkatkan. Contoh, pabrik dapat dikelola oleh robot untuk mengkomunikasikan tugas dan posisi mereka satu sama lain. Ini akan memungkinkan lebih banyak hal untuk dilakukan, namun dengan lebih efisien, dan secara nirkabel melalui jaringan 5G.

Mobil otomatis

Jaringan mobil otomatis yang diaktifkan melalui 5G akan menjadi salah satu terobosan terbesar. Semua mobil saling mengirim data, berkomunikasi dengan lampu lalu lintas, sensor jalan, drone udara semuanya secara real-time. Diperkirakan kecepatan reaksi manusia adalah 200 milidetik, jeda waktu yang dianggap sebagai salah satu alasan utama kecelakaan.Kendaraan yang ditenagai oleh 5G akan bereaksi dalam waktu kurang dari satu milidetik. Jadi, hampir tidak ada jeda waktu antara peristiwa memahami ancaman dan meresponsnya. Dengan demikian, tidak akan ada risiko mobil saling menabrak. Kemampuan ini tidak hanya akan mengakhiri kecelakaan di jalan tetapi juga lalu lintas.

Baca juga: Menjadi Tuan Rumah World Surf League, Berikut 7 Pantai Eksotis Bagi Para Surfer di Indonesia