Pada saat membangun sebuah startup, tentu saja berbagai hal seperti modal, ide, strategi pemasaran, business flow akan menjadi hal paling diperhatikan untuk kelangsungan bisnis yang sukses. Padahal ada hal lain yang perlu diperhatikan juga. Seperti contohnya kultur perusahaan. Keadaan dan suasana kantor yang baik dan nyaman merupakan satu hal penting yang turut harus diperhatikan. Nah bagi kamu para startup founders yang sedang merintis bisnis, yuk simak beberapa tips membangun culture perusahaan yang baik menurut para startup founder ini.

Mengajak tiap karyawan memahami goals dari perusahaan
pixabay 1.jpg

Foto: Dok. Pixabay

Tips pertama yang bisa kamu ambil adalah dari pendiri perusahaan sepatu TOMS yaitu Blake Mycoskie. Pada satu interview dengan media online luar negeri, Blake mengungkapkan bahwa dulunya, hanya 100 dari 400 karyawan yang mengerti visi dan misi perusahaan. Namun dengan berjalan waktu, entrepreneur asal Amerika ini menilai bahwa penting untuk tiap karyawan mengenal visi dan misi perusahaan sehingga dirinya terus membuat seperti komite pembaharuan visi dan misi perusahaan yang dimana tiap karyawan dapat memberikan pendapatnya tentang kelangsungan perusahaan.

Merekrut karyawan secara bertahap
wikimedia 2.jpg

Foto: Dok. Wikimedia

Jessica Herin, founder dari perusahaan distributor perhiasan Stella & Dot mengungkapkan bahwa dengan proses perekrutan karyawan secara bertahap dapat membantu menemukan individu yang pas untuk kultur perusahaan. Mulai dari tes hingga pertanyaan yang kritis sangat membantu untuk mengetahui sosok dan kiat kerja karyawan. Ini memang membutuhkan lebih banyak waktu namun dengan itu dapat membantu menemukan sosok karyawan yang pas.

Ikut bertumbuh dengan perubahan

flickr 3.jpgFoto: Dok. Flickr

Seiring dengan berkembangnya perusahaan tentu akan banyak datang individu baru yang masuk ke dalamnya bahkan dalam hal pemimpin. Oleh karena itu dibutuhkan sifat yang dapat beradaptasi demi kelangsungan perusahaan. Menurut Mycoskie, CEO dari TOMS, kebanyakan dari para karyawan yang sudah bekerja lama lebih mementingkan kelangsungan perusahaan daripada sekedar jabatan semata. Seperti Mycoskie yang pernah merekrut orang sebagai presiden di perusahaannya dan tidak terlalu mementingkan jabatannya.

Membangun suasana kerja yang mendukung

flickr 4.jpgFoto: Dok. Flickr 

Mungkin kamu tidak bisa secara penuh mengubah seseorang untuk termotivasi, namun kamu dapat membangun lingkungan yang dapat membuat orang termotivasi. Hal inilah yang dipercaya oleh Wiley Cerilli selaku founder dari SinglePlatform. Dengan mengajak setiap karyawan untuk melakukan selebrasi setiap ada target yang dicapai, membangun suasana kantor yang nyaman seperti menyediakan mainan lego di kantor bisa menjadi hal yang diterapkan di kantor.

Membangun transparansi dengan karyawan

pixabay 5.jpgFoto: Dok. Pixabay

Hal terakhir yang bisa kamu terapkan adalah dengan membangun transparansi kepada karyawan. CEO dari SumAll, Dane Atkinson menerapkan sikap keterbukaan kepada setiap karyawannya. Mulai dari soal gaji, pemimpin dan arah kemana perusahaan nya akan tertuju diperlihatkan kepada semua karyawannya. Sehingga para karyawan tidak merasa seperti tertipu atau berada di tempat yang salah.

Baca juga: 6 Fakta Menarik Alexandria Ocasio Cortez Yang Berhasil Terpilih Menjadi Anggota Kongres Perempuan Termuda Di Amerika

Tags: Entrepreneur, Society, Business, Startup