zac posen cover.jpgFoto: Dok. Zac Posen Instagram

Setelah 18 tahun berkarir di industri mode, perancang asal AS, Zac Posen mengumumkan pada Jumat (1/11) akan menutup label fashion-nya, House of Z.

Dilansir dari The Cut, keputusan ini diambil sebagai jalan keluar karena kesulitan finansial dan kegagalan pihak brand untuk menemukan investor yang sesuai dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. 

Menanggapi hal ini, Zac selaku creative director dari label House of Z mengkonfirmasi berita ini lewat unggahan di akun Instagramnya sambil mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para crew yang sudah membantu selama perjalanan karirnya di industri mode. 

Dengan adanya kejadian ini tentu membuat banyak pihak berspekulasi mengenai kesalahan yang berujung pada penutupan brand ini. Salah satu yang diyakini adalah kegagalan brand ini dalam bersaing dengan kompetitor lain. Hingga saat ini pihak Zach Posen belum memberikan klarifikasi lebih lanjut kepada media perihal penutupan brand-nya ini. 

Sepanjang karirnya, Zach Posen dikenal sebagai desainer dengan karya gaun malamnya. Pada tahun 2004, ia berhasil mendapatkan Swarovski's Perry Ellis Award for Womenswear dari The Council of Fashion Designers of America (CFDA).  

Beberapa kliennya merupakan selebriti ternama Hollywood seperti Natalie Portman, Katie Holmes, Kate Winslet hingga Putri Eugenie dari Inggris yang sempat mengenakan gaun rancangan Zac saat malam pernikahannya. Namun salah satu karyanya yang paling diingat publik adalah ball gown putih glow-in-the-dark yang dikenakan oleh Claire Danes saat menghadiri Met Gala pada 2016 lalu. 

claire danes pinteset.jpgFoto: Dok. Pinterest

Tidak hanya menjadi desainer, pria berusia 39 tahun ini juga sempat dipercaya menjadi juri di ajang pencarian desainer berbakat, Project Runway selama 6 musim. 

Baca juga: H&M Hadirkan Koleksi Kolaborasi, Giambattista Valli x H&M, di Indonesia

Tags: Designer, Fashion Designer, Zac Posen, House Of Z