Musim fashion tahun ini berakhir di kota Paris. Ajang fashion bergengsi ini tidak hentinya menampilkan koleksi dari para desainer ternama yang tak kalah menawan dari fashion week lainnya. Berikut lima fashion highlights yang kami rangkum.

1/5 Balmain

Balmain.jpgFoto dok: Dominique Charriau / Getty Images 

Merayakan eksistensi serta inklusifitas yang lebih lagi pada dunia fashion, dalam koleksi kali ini designer Olivier Rousteing mengabdikan desainnya pada keragaman, kedekatannya dengan budaya pop, dan kejujurannya di media sosial, koleksi ini menampilkan berbagai pakaian bergaya edgy serta powerful. Tentunya sejalan dengan signature look yang seksi, memamerkan banyak bahan leather, seperti pada catsuits ataupun mini dress. Beberapa jaket tuksedo dengan detail sharp-shoulder juga ditampilkan, menambah kesan bold pada setiap model. Tentunya warna emas selalu hadir menyertai koleksi Balmain, oversized gold chain dalam bentuk clutch ataupun harness-like tops melengkapi koleksi. Banyak juga ditemukan untaian tali atau tenunan rantai emas yang dibentuk sebagai pencil skirt yang mempesona. Tak hanya itu, sepatu boots besar serta heels yang dibentuk menyerupai tali lilitan besar melingkari kaki juga hadir dalam runway tersebut. Detail pada dress serta paduan dari beberapa material menciptakan koleksi ini berkesan.

2/5 Saint Laurent by Anthony Vaccarello

Saint laurent.jpgFoto dok: Saint Laurent 

Secara resmi kembali untuk Paris Fashion Week, Saint Laurent membawakan presentasi Parisian Chic Spring/Summer 2022 dengan ikon Menara Eiffel berkelap-kelip sebagai latar belakangnya. Koleksi ini memberikan penghormatan kepada semangat independen perancang busana Prancis-Spanyol Paloma Picasso. Menampilkan beragam jahitan maskulin, blazer ramping, dan jaket klasik yang mendominasi runway, dipadukan dengan high-waisted jeans ataupun celana ketat yang dibuat dari spandex. Pola bunga dan warna cerah tetap ada pada koleksi ini,  terlihat pada jumpsuits dan gaun tahun 80-an dari arsip YSL. Untuk menciptakan tension dengan tampilan keseluruhan, aksesori juga hadir dalam bentuk kacamata hitam besar, perhiasan tebal, sarung tangan kulit berwarna cerah, dan tas selempang, yang dimasukkan ke dalam ikat pinggang celana.

3/5 Dior

dIOR 2.jpgFoto dok: Dior 

Let’s Disco! Koleksi SS22 rumah mode Dior menampilkan warna-warna yang mengingatkan kita pada disko tahun 60an. Dengan scenography dan backdrop dengan konsep board game yang terinspirasi dari pop art era 60s, para model memasuki runway ditemani sinar dari disco lights  dengan banyak mengenakan mantel dan rok berpanel warna pop atau colorblock serta beberapa mini dress. Sepatu yang dikenakan untuk melengkapi penampilan juga bervariasi mulai dari flats, cross-laced sandals serta Mary Janes tiny block heels yang menjadi ciri khas era tersebut. Maria Grazia Chiuri berhasil menciptakan mood dan nostalgia ke masa lalu, dari koleksi kali ini yang terinspirasi dari Dior archive dikejutkan oleh koleksi proto-mod kontemporer yang dibuat Marc Bohan untuk rumah mode tersebut pada tahun 1961, yang dikenal sebagai koleksi Slim Look.

4/5 Isabel Marant

isabel1.jpgFoto dok: Peter White / Getty Images 

From the beach straight to the club, koleksi spring/summer dari Isabel Marant kali ini banyak menampilkan pakaian yang bisa kamu pakai saat liburan di pantai. Dengan banyak pattern floral, serta warna cerah namun elegan, koleksi kali ini dilengkapi banyak string bikini yang di styling di atas T-shirt. Anting-anting lingkaran raksasa yang layak menjadi ikon hip-hop tahun 90-an turut melengkapi penampilan yang ada. Jeans berhias kristal dengan siluet baggy yang dipadukan dengan bikini ataupun cropped top juga terlihat pada model ketika berjalan pada runway Palais-Royal ini. Tak hanya itu, kalung ringan dan tas bear dalam neon colours juga melengkapi setiap penampilan menambahkan kesan playful dan mencuri perhatian para penonton.

5/5 Courrèges

coureges 3.jpgFoto dok: Courrèges 

Nicolas Di Felice membawa kerumunan mode ke hutan untuk pertunjukan runway pertamanya dengan penonton sejak mengambil alih sebagai direktur artistik Courrèges.Terinspirasi oleh gaun siap pakai dari tahun 1976, garis leher silang muncul di segala hal mulai dari atasan bra vinil hingga gaun, T-shirt, dan tas tangan baru rumah. Tampilan yang terlihat futuristik ini ditemani dengan banyak warna biru elektrik,silver, kuning, putih dan juga hitam. Terlihat juga banyak oversized capes serta knee-length boots dengan warna yang sama yang menarik perhatian. Turut bermain dengan aksesori, one-sided earrings dan baseball cap mendominasi koleksi tersebut.