Saat ini kampanye ramah lingkungan sudah menjadi trending, banyak orang yang mulai mengingatkan untuk mengurangi pemakaian barang-barang yang dapat menyakiti lingkungan kita. Selain banyak masyarakat yang sudah mulai mengurangi pemakaian plastik dan hal-hal yang dapat merusak lingkungan, brand-brand pun perlahan-lahan mulai membuat barang-barang yang ramah lingkungan, termasuk proses pembuatannya. Banyak cara-cara untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan merubah gaya hidupmu menjadi lebih ramah lingkungan.

Selain memulai dari penggunaan plastik, kamu juga harus melihat hal yang kamu gunakan dalam sehari-hari, seperti dalam fashion. Saat ini, banyak merek-merek mulai dari pakaian hingga sepatu sudah mulai menggunakan cara yang ramah lingkungan. Untuk kamu yang sangat menyukai tas, berikut ini beberapa merek tas yang ramah lingkungan.

Nannacay

Setiap tas dari Nannacay ini dibuat secara handmade dan memiliki keunikannya masing-masing. Koleksi tas dari merek satu ini terdiri tas yang memiliki bahan jerami, tali, dan kanvas yang juga memiliki unsur modern. Selain itu, proses pembuatan tas ini dikoordinasikan langsung oleh sang pendiri, Marcia Kemp, yang mengajarkan keahliannya dalam membuat tas kepada masyarakat Peru. Merek satu ini selain bergerak dalam fashion, tetapi juga membuka jembatan untuk orang-orang yang membutuhkan pekerjaan.

Mashu

Mashu yang terkenal dengan tas yang memiliki siluet elegan dan memiliki penampilan seperti menggunakan bahan kulit, namun pada nyatanya tas dari merek ini dibuat dengan poliester dan plastik hasil daur ulang, selain itu tas ini juga diproduksi secara sustainable. Tas-tas Mashu yang dibuat secara handmade di Yunani ini juga mulai bereksperimen pada serat alami seperti Pinatex, bahan yang dapat menjadi alternatif untuk kulit yang terbuat dari daun nanas. Semua bahan-bahan yang digunakan pada tas Mashu ini dapat didaur ulang pada akhir masa pakainya.

Edun

Merek satu ini terdedikasi untuk menciptakan high­-end fashion, namun disaat yang bersamaan juga membantu perdagangan di Afrika dan menggunakan bahan dan cara produksi yang ramah lingkungan. Dengan ini, selain menghasilkan tas-tas yang kekinian, tetapi juga sangat membantu untuk kesehatan bumi. Selain itu, Edun juga menggunakan bahan-bahan yang cukup unik dalam pembuatan tasnya. Seperti menggunakan serat nanas dan tote vegan yang dibuat dari kain kulit kayu.

Alienina

Tentunya merek yang ramah lingkungan seperti Alienina menggunakan metode produksi handmade, selain itu, hal yang membuat merek Alienina ini unik adalah bahan yang digunakan untuk membuat tas-tasnya. Mulai dari tali berlayar, tali untuk mendaki gunung, sumbu untuk lampu minyak, hingga tali yang digunakan untuk tirai ini menjadi bahan utama pembuatan tas Alienina. Material tersebut adalah limbah dari hasil produksi, selain itu dapat dicuci dan tidak beracun.

Kayu

Tas Kayu ini diproduksi tentunya dengan cara handmade oleh pengerajin di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Malaysia. Merek Kayu ini memiliki tujuan untuk melestarikan kerajinan tradisional yang sudah diturunkan secara generasi ke generasi. Merek ini membutuhkan 2 hari kerja untuk setiap tasnya.

Baca juga: Prada Vows To Only Use Recycled Nylon For All Its Products By 2021