fake not.jpgFoto dok: Gucci

Alessandro Michele selalu membuat para pecinta mode terpukau melalui koleksi estetika yang memikat dan mencolok. Kali ini, para penggemar rumah mode asal Italia, Gucci dikejutkan dengan koleksi terbaru yang merefleksikan satiran sang direktur kreatif tersebut.

Pada koleksi Gucci Autumn/Winter 2020-2021 Men's Fashion Show kali ini, berbagai koleksi seperti tas, sepatu, hingga topi menampilkan motif ikonik Gucci disertai tulisan “Fake” pada bagian depan dan “Not” pada belakang fashion items tersebut. Motif “Gucci Fake Not” ini menjadi sebuah sindiran pintar mengenai berbagai peniruan yang terjadi pada brand tersebut yang kemudian dijadikan sebagai sebuah tema kuat dan menarik untuk ditelusuri. 

Gucci.jpgFoto dok: Gucci

Kisah pemalsuan logo Gucci ini dimulai ketika penggunaan logo Gucci palsu dengan garis dua warna tersebut mulai marak pada tahun 80-an. Kemudian, Gucci seakan menjadi salah satu bagian dari bahasa streetwear. Menanggapi isu imitasi inilah yang membuat Alessandro terinspirasi untuk melakukan pendekatan yang berbeda dan melahirkan motif “Gucci Fake Not”. Gucci Fake Not juga menjadi salah satu cara Alessandro untuk menghormati sejarah logo tersebut sekaligus menorehkan sindiran untuk para pembuat dan peniru barang Gucci di dunia.    

Untuk koleksi menswear, Gucci memamerkan  oversized washed cotton T-shirts dalam warna dan putih yang menonjolkan sisi sporty yang diikuti dengan 2 bicolor strips dan tulisan Fake dan Not berwarna kuning pada bagian depan dan belakang. Motif Fake Not ini juga ditampilkan pada koper, top-handle tote, backpack, belt bag, tas jinjing berbagai ukuran dengan detail Horsebit emas, hard suitcase dan hard beauty case dengan bahan premium dan perpaduan garis merah dan hijau.  Koleksi dengan style genderless seperti sepatu dan sandal pun turut dipamerkan dengan tampilan serupa.