Tanpa judul2.jpgFoto:Dok watsonwolfe.com

Banyak dari kita mulai menyadari proses menakutkan yang terjadi di balik pembuatan bahan kulit asli. Ini menjadi alasan utama masyarakat mulai beralih menggunakan kulit sintetis, terutama mereka yang berprinsip anti kekejaman terhadap hewan. Kulit sintetis atau yang kini sering disebut vegan leather memang tidak menggunakan bahan dasar kulit binatang. Tak hanya itu, berikut ini kami paparkan nilai positif lainnya yang dapat meyakinkanmu untuk semakin beralih ke vegan leather.

1/5 Sedikit Plastik, Lebih Banyak Bahan Alami
foto 1.jpeg

Foto:Dok innovationorigins.com

Memang benar dalam proses pembuatannya, vegan leather tetap menggunakan bahan berbasis plastik seperti polivinil klorida (PVC) dan poliuretan (PU). Namun kini banyak vegan leather yang bahan utamanya tetaplah menggunakan bahan-bahan alami seperti daun nanas, rumput laut, limbah buah, dan kulit pohon ek gabus. Bahkan ada pula vegan leather yang dibuat dari hasil daur ulang plastik lainnya.

 

2/5 Menyerupai Yang Asli

ft2.jpg Foto:Dok freepik.com

Karena dibuat dengan teknologi mumpuni, vegan leather punya tampilan dan tekstur yang mendekati kulit asli. Lapisan vegan leather juga lebih tipis dibanding lapisan kulit asli sehingga bobotnya lebih ringan, bahkan bila sudah diubah menjadi sebuah produk. Vegan leather juga mudah diwarnai, sehingga kamu bisa mendapatkan pilihan warna yang sangat variatif.

 

3/5 Terjangkau dan Variatif
foto 3.jpeg

Foto:Dok freepik.com

Biaya untuk proses pembuatan vegan leather tidaklah setinggi biaya untuk mengambil dan mengolah kulit asli binatang. Karena itu, harga yang ditentukan untuk sebuah produk berbahan vegan leather pun relatif lebih rendah. Ditambah lagi karakteristik vegan leather yang lebih ringan dan lebih fleksibel memudahkannya untuk dikreasikan sesuai keinginan desainer.

 

4/5 Lapisan Yang Kuat

no4.jpgFoto:Dok. naparecycling.com

Dalam pembuatan vegan leather, ada berlapis-lapis bahan dasar yang dikompresi menjadi satu. Lapisan ini juga akan ditambah lagi dengan lapisan luar yang tahan benturan dan air. Inilah yang membuat vegan leather punya daya tahan cukup baik terutama bila dirawat. Perawatannya pun terbilang mudah, vegan leather hanya perlu dipoles dengan menggunakan kain lembut dan kondisioner bahan kulit.

 

5/5 Tetap Terurai

5.jpgFoto:Dok freepik.com

Karena menggunakan sedikit bahan dasar plastik, banyak yang mempertanyakan bila vegan leather dapat terurai di alam. Vegan leather berbahan dasar tumbuhan menggunakan bahan pelapis yang berbeda, yakni polipropilena berorientasi biaksial dan asam polilaktik. Dua bahan kimia ini tidak berbahaya karena tidak melepaskan racun ke lingkungan seperti PVC dan PU, bahkan keduanya juga dapat terurai.