1.jpgFoto dok: happydays365.org
 

Selama dekade terakhir, kita sering kali mendengar gagasan asal Denmark mengenai hygge atau friluftsliv yang diterjemahkan sebagai  “hidup di udara terbuka”. Keduanya hampir sama-sama populer, terlebih karena di masa pandemi ini banyak orang mulai memfokuskan diri pada kesehatan mental, kenyamanan serta kesejahteraan.

Meski kehidupan sehari-hari perlahan mulai berjalan normal, dorongan untuk menikmati hiburan dan kehidupan di luar ruangan belum berakhir. Setelah hygge dan friluftsliv, kini hadir sebuah konsep dari Belanda yang disebut dengan uitwaaien.

Secara harafiah, utwaaien didefinisikan sebagai “berjalan di angin untuk bersenang-senang” dan secara khusus mengacu pada konsep Negeri Kincir untuk menyegarkan diri di luar ruangan.

Idealnya, konsep ini lebih cocok dilakukan di Belanda di mana iklimnya sejuk dan berangin. Namun, hal tersebut bukanlah tidak mungkin di lakukan di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Dilansir dari apartmenttherapy, uitwaaien bisa dilakukan sendiri maupun bersama teman dan keluarga. Aktivitas yang bisa dilakukan adalah berjalan santai sambil menghirup angin segar. Hal tersebut merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan, menghilangkan stres dan kekhawatiran. Tidak hanya itu saja, kegiatan tersebut juga bertindak sebagai jeda yang menciptakan ruang dan keseimbangan antara pekerjaan dan waktu pribadi/pekerjaan, atau sekedar menjernihkan pikiran dan tubuh.

Bagi kamu yang tak memiliki cukup waktu untuk menikmati utwaaien, kamu cukup berjalan-jalan santai selama istirahat makan siang atau menghabiskan waktu mendekatkan diri dengan alam di waktu senggang. Hal tersebut tidak perlu dilakukan di pegunungan, kamu cukup menemukan tempat yang tenang dan berjalan di bawah pepohonan rimbun. Akan lebih baik lagi jika hak tersebut dilakukan di pagi hari.

Bisa diaplikasikan dalam desain interior sebuah hunian

2.jpgFoto dok: Inspirationdesignbooks

Sama seperti hygge yang kerap dikaitkan dengan kenyamanan, konsep uitwaaien juga dapat diterapkan pada desain interior. Apartmenttherapy menuliskan dalam artikelnya bahwa saat ini banyak sekali orang yang mencari cara untuk menjembatani kesenangan antara dalam ruangan dan luar ruangan.

Interior desainer, Vanessa Leyland juga turut mengatakan bahwa banyak kliennya yang ingin membawa pengalaman dan emosi luar ruangan ke dalam rumah mereka sehingga mereka bisa memiliki waktu banyak untuk merasakan alam. Hal tersebut juga didukung dengan semakin populernya warna hijau dan biru serta tekstur alam dalam sebuah hunian, mulai dari tanaman, furnitur, hingga elemen lainnya.

Leyland juga menambahkan bahwa sebuah hunian harus menjadi tempat di mana kita dapat beristirahat dan bersantai menenangkan diri dari jadwal yang padat untuk menjernihkan pikiran. Dalam hal ini, uitwaaien dapat diterjemahkan ke dalam desain interior melalui perpaduan natural tones dan elemen, material yang lembut dan nyaman, tanaman hijau, dan indoor-outdoor living. Secara keseluruhan, menciptakan suasana yang santai dalam sebuah hunian.