Era 1790-an punya karakternya sendiri dalam berbagai aspek, sebut saja mode, arsitektur, dan bahkan desain interior. Era ini identik dengan warna-warna menyala dan permainan bentuk sebagai lambang kebebasan berekspresi. Bila tren desain interior modern sudah mulai membuatmu jenuh, lihatlah esensi desain interior hunian khas era 1970-an berikut ini untuk menghidupkan kembali hunianmu.

Tanpa judul23.jpgFoto:Dok.unsplash.com

1/5 Playful Retro Color

Playful Retro Color.jpeg

Foto:Dok.trendesignbook.com

Warna hijau alpukat untuk sofa atau mustard yellow untuk dinding dapur? Kenapa tidak? Penerapan warna-warna retro yang berani jadi salah satu esensi utama tren desain interior 1970-an. Bagimu yang merasa ini terlalu berlebihan, coba padu-padankan dengan warna-warna membumi seperti putih, krem, cokelat kayu, ataupun abu muda.

 

2/5 Wallpaper
Wallpaper.jpeg

Foto:Dok.wallpaperfromthe70s.com

Selain warna-warna ekspresif, dinding pada hunian bergaya 1970-an juga identik dengan wallpaper. Untuk merepresentasikan era yang penuh permainan bentuk ini, wallpaper bermotif pola geometris ataupun oversized floral bisa jadi pilihan yang tepat.

 

 3/5 Textures

Textures.jpgFoto:Dok.timeandleisure.co.uk

Tak hanya lewat warna dan bentuk, tren desain interior era 1970-an juga menonjolkan sisi bebasnya lewat permainan tekstur. Pilihlah furnitur dan aksesori bertekstur unik seperti karpet berserat tebal atau shag rug, hasil karya macramé, bantalan sofa dengan tepian berumbai, ataupun sofa beludru yang jadi idola utama di era itu.

 

4/5 Rattan

Rattan.jpegFoto:Dok.interiorsmadebeautiful.com

Rotan seolah mencapai puncak kejayaannya di era 1970-an, maka tak salah bila kini material ini kembali untuk menegaskan gaya era 1970-an di hunianmu. Dari kursi rotan, keranjang rotan, rak rotan, lampu rotan, pilihlah yang sesuai untuk mempercantik sudut ruangmu.

 

5/5 Animal Print

Animal Print.jpegFoto:Dok.houzz.com

Dari gaya bohemian hingga gaya modern, esensi tren era 1970-an yang satu ini seolah mampu terus beradaptasi untuk tetap sesuai di era manapun. Dalam penerapannya, animal print bisa tampil maksimal tanpa perlu jumlah yang banyak. Namun bukan berarti satu motif tidak boleh dipadukan dengan motif lain yang berbeda, karena bagaimanapun juga tren era 1970-an adalah tentang kebebasan berekspresi.