mindfullnes.jpg Foto dok: unsplash.com/@ralphkayden 

Definisi mindfulness

Sebelum kita membahas lima tips yang disebutkan di awal artikel, ada baiknya jika kita memahami terlebih dahulu apa definisi dari mindfulness.

Beberapa tahun belakangan ini, istilah mindfulness sering sekali dibicarakan melalui media sosial. Konon, praktik mindfulness adalah salah satu kunci menghindari rasa cemas maupun stres yang diakibatkan oleh padatnya jadwal dan tekanan pekerjaan sehari-hari.

Mindfulness sering didefinisikan sebagai sikap kesadaran penuh akan diri sendiri yang merujuk pada perhatian dan pengetahuan tentang setiap kondisi yang terjadi. Selain kualitas kesadaran diri (consciousness), mindfulness juga mencakup keadaan sadar terjaga (awareness), perhatian (attention), motivasi serta keadaan emosi.

Secara umum, mindfulness juga sering diartikan sebagai proses yang mengantarkan kualitas perhatian kepada pengalaman saat ini (bukan di masa depan atau lampau) tanpa perlu mengelaborasi dan menilai. Semua yang dirasakan, dilihat, didengar serta reaksi emosi dan pemikiran yang menyertai, diperhatikan sebagai peristiwa mental yang muncul dalam arus kesadaran.

Hal tersebut juga erat kaitannya dengan kepuasan hidup yang tidak berlebihan dan dipercaya dapat meningkatkan kepositifan terhadap cara pandang kita.  

Mindfulness sendiri tidak hanya dilakukan secara personal, tetapi juga dapat diaplikasikan pada ruang kerja, desain interior rumah, maupun kegiatan sehari-hari.

Tips meningkatkan mindfulness dalam rumah:

1/5 Ruang Terbuka

ruang terbuka.jpgFoto dok: pixabay.com/@victoria_borodinova

Selain memberi kesan lebih luas, ruang tanpa sekat atau open space dapat membuat suasana rumah menjadi lebih hangat. Minimnya sekat pada rumah juga dapat meningkatkan keakraban antar penghuni rumah. Selain itu, dengan adanya bukaan pada beberapa ruangan dapat membuat sirkulasi udara menjadi lancar, mengurangi kelembaban serta memberikan banyak ruang untuk pencahayaan yang baik bagi kesehatan mental dan tubuh.

2/5 Aplikasi warna dan tekstur

warna.jpgFoto dok: pixabay.com/@waroi 

Penggunaan warna pada ruangan bukanlah sekadar elemen dasar desain interior belaka, sebab warna juga memiliki fungsi dan juga makna. Lebih dari sekadar estetika, warna juga mampu memengaruhi suasana hati sang penghuni. Dikutip dari sebuah buku berjudul ‘Color in Interior Design’ karya John Pile, penggunaan warna merupakan fokus utama dalam mendesain. Ia juga mengatakan bahwa setiap warna memiliki potensi yang memberi efek positif serta negatif pada seseorang. Tidak hanya itu saja, penggunaan warna juga berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang yang akan memengaruhi tubuh, pikiran, emosi dan keseimbangan ketiganya pada diri manusia.

Sementara itu, tekstur berguna untuk memicu respon emosional. Dalam desain interior, tekstur di bagi menjadi dua, yaitu taktil dan tersirat. Tekstur taktil adalah apa yang dirasakan saat benda disentuh secara fisik. Sedangkan sedangkan tekstur tersirat adalah kualitas visual suatu objek yang ditafsirkan oleh mata seseorang. 

Untuk memberikan ketenangan, warna putih dan crème dapat menjadi pilihan. Untuk memberi dimensi kepada ruang, tambahkan tekstur seperti sofa, meja dan juga penghias ruangan dalam warna terang.
 
3/5 Tanaman hijau menambah produktivitas

tanaman.jpgFoto dok: pixabay.com/@karisea 

Selain berfungsi meningkatkan estetika ruangan, tanaman hijau juga dipercaya dapat mengurangi stres dan membersihkan udara di dalam ruangan dari polutan berbahaya dan berancun yang terkandung di dalam di udara. Untuk meningkatkan mindfulness di dalam rumah, gunakan pot gantung atau pot yang ditempatkan di dekat jendela, didekat ruang kerja maupun di dalam kamar tidur. Selain mempercantik penampilan, tanaman hijau juga berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan dan suasana homey pada rumah.

4/5 Pemilihan meja dan kursi kerja yang ergonomis

ergonomis.jpgFoto dok: pixabay.com/@qimono

Say no more to back pain! Ketika bekerja dari rumah, bukan hanya estetika dan kenyamanan saja yang diutamakan, namun juga kesehatan. Pemilihan meja dan kursi yang ergonomis merupakan salah satu cara mendesain interior rumah yang mendukung kesehatanmu. Produk yang ergonomis selalu menitikberatkan aspek manusia sebagai perhatian utama dalam desainnya. Dengan meja dan kursi yang ergonomis, postur tubuh akan tetap terjaga dan terhindar dari masalah kesehatan.

5/5 Cahaya natural yang cukup

pencahayaan.jpgFoto dok: pixabay.com/@qimono 

Tentu saja, penerangan yang cukup merupakan salah satu poin penting untuk meningkatkan kenyamanan dalam rumah. Selain pencahayaan dari lampu, cahaya matahari yang natural dapat mengurangi stres, meningkatkan fokus terhadap pekerjaan serta meningkatkan mood para penghuninya. Letakkan meja kerjamu di samping jendela yang besar dan bukalah pintu ruangan di pagi hari agar udara dapat bersirkulasi dengan baik.