Menurut Maria Fernandez, manajer pemasaran Cosentino Asia, pandemi telah mendorong para pemlik rumah untuk merancang ruang yang dapat memberikan suasana santai yang diidamkan setelah seharian bekerja. Ke mana lagi pelarian kita ketika ingin bersantai menyegarkan tubuh? Tentu saja ke kamar mandi.

Skema warna monokromatik dapat menghasilkan tampilan yang harmonis nan menyatu pada sebuah ruangan, tak terkecuali kamar mandi. “Terkadang konsep less is more itu bagus, maka memilih konsep monokromatik adalah cara tepat untuk menciptakan efek eye-catching di kamar mandi,” jelas Fernandez. Tertarik mencoba? Berikut ini beberapa trik penerapan skema warna monokromatik untuk membuat kamar mandimu lebih chic tanpa terlihat monoton.

Tanpa judul.jpgFoto:Dok.unsplash.com

 1/3 Go Monochrome if Your Bathroom is Small
1 (5).jpeg

Foto:Dok.luxurybathrooms.eu

Eve Mercier, pendiri Insight School of Interior Design yang berbasis di Hong Kong, merekomendasikan penggunaan palet monokromatik terutama pada ruangan kecil. “Menggunakan material yang sama mampu menciptakan tampilan ruangan seolah mengalir, ini adalah solusi terbaik untuk kamar mandi mungil,” tambahnya. "Semakin kecil ruangan, semakin palet warna monokromatik diharuskan. Ini juga merupakan trik terbaik untuk ruangan bersudut, karena konsep monokromatik mampu mengaburkan titik spasial pada sudut tersebut,” jelasnya.

 

2/3 Think White
2 Think White - decorpadcom.jpeg

 Foto:Dok.decorpad.com

Saat mendesain kamar mandi monokrom, Mercier menyarankan warna putih sebagai warna dasar yang dapat memberi kesan luas. Cukup tambahkan aksen warna hitam seperti pada wastafel, meja rias, dan lainnya. “Menggunakan warna hitam secara berlebihan dapat membuat ruangan kecil tampak lebih kecil, sehingga saya cenderung menghindari hitam sebagai warna dasar pada kamar mandi mungil apartemen,” ungkapnya.

 

3/3 Make a Statement with Materials and Textures

3 Make Statement - realhomescom.jpegFoto:Dok.realhomes.com

“Konsep monokromatik memungkinkan desainer atau pemilik rumah untuk bebas berkreasi dengan bahan yang berbeda berdasarkan palet tone-on-tone. Konsep monokromatik juga mampu menonjolkan furnitur dan dekorasi lainnya,” jelas direktur Hafary, Frank Goh. Untuk lantai, pilihlah material bertekstur atau shade berbeda dalam satu turunan warna yang sama agar tercipta keseimbangan. Konsep monokromatik tak terpaku pada shade netral dari warna hitam, putih, dan abu-abu saja. Warna-warna membumi juga patut dicoba, contohnya dengan menggunakan material batu atau ubin porselen dengan pola alam. Menurut Goh, ubin yang meniru tekstur beton resin atau terakota sedang tren saat ini karena terkesan dapat memberikan rasa membumi.