Tanpa judul56.jpgFoto:Dok.Twitter bts_bighit

Boyband paling fenomenal asal Korea Selatan, BTS, baru-baru ini menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, untuk datang ke White House. BTS diundang secara resmi untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden membicarakan persoalan rasisme anti-Asia, sekaligus merayakan Asian American and Native Hawaiian/Pacific Islander (AANHPI) Heritage Month yang berlangsung selama satu bulan penuh pada Mei lalu. 

Ini bukan pertama kalinya RM dan kawan-kawan diundang untuk membicarakan isu dunia. Misalnya pada 2018, mereka berpidato sidang Majelis Umum PBB dalam rangka pembukaan acara Generation Unlimited UNICEF. Dalam pidato tersebut, BTS mengajak pemuda sedunia untuk mengikuti suara hati dan melihat diri dengan kacamata sendiri. Sementara pada September 2020, BTS menjadi tamu undangan Group of Friends of Solidarity for Global Health Security. Bahkan pada 2021 lalu, BTS mendapat sertifikat penunjukan sebagai utusan khusus dari Korea Selatan untuk diplomasi publik dan berpartisipasi dalam pertemuan kedua Momen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Dekade Aksi di sesi ke-76 Majelis Umum PBB. Simak lebih lanjut untuk mengetahui cerita pertemuan BTS dengan Presiden Joe Biden di White House.


1/5 Tetap fashionable mengenakan setelan jas hitam dengan kemeja putih

1 (4).jpg

 Foto:Dok.Twitter bts_bighit

Ketujuh member BTS memenuhi undangan Presiden Joe Biden pada 31 Mei 2022 dan datang dengan tampilan rapi dan formal. Mereka kompak mengenakan setelan jas hitam, dasi hitam, hingga sepatu pantofel hitam. Uniknya, mereka juga mewarnai rambut menjadi hitam dan tidak mengenakan terlalu banyak aksesori.


2/5 Berpidato di ruang pers tentang Anti-Asian Hate Crimes sebelum bertemu Presiden Biden
2 (4).jpg

Foto:Dok.Twitter Korea Odyssey

Sebelum bertemu secara pribadi dengan presiden Amerika Serikat tersebut, para member BTS membuat penampilan khusus di ruang konferensi pers Gedung Putih. Masing-masing member juga berpidato. Sebagai leader, RM mengungkap bahwa merupakan kehormatan besar diundang ke Gedung Putih untuk membahas isu-isu penting kejahatan kebencian anti-Asia, inklusi Asia, dan keragaman. Juru bicara Gedung Putih, Karine Jean Pierre, menyebut BTS sebagai ikon internasional dan memainkan peran penting sebagai duta muda yang mempromosikan pesan rasa hormat serta positif. 


3/5 Melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joe Biden dan diputarkan lagu “Butter”
3 (3).jpg

Foto:Dok.Twitter POTUS

Untuk pertemuan dengan BTS ini, Presiden Joe Biden secara khusus mengundang ketujuh member melakukan pembicaraan di dalam Oval Office, yaitu ruang kerja pribadi Presiden Amerika. Oval Office juga merupakan tempat khusus Presiden Amerika melakukan diskusi penting bersama tamu-tamu kenegaraannya. Tidak banyak publik figur yang dapat masuk ke Oval Office. Hanya mereka yang membawa misi penting, yang dapat masuk. Pertemuan ini juga dilangsungkan secara tertutup atau closed press, tanpa ada live streaming, serta liputan dari media manapun. Namun, setelahnya pihak Gedung Putih menyiarkan secara langsung konferensi pers di Gedung Putih melalui saluran YouTube resmi dan dapat ditonton oleh jutaan penggemar BTS. Presiden Biden pun memutarkan lagu “Butter” agar member BTS bisa merasa seperti ‘di rumah sendiri’ dan disambut dengan tawa dan apresiasi dari BTS.


4/5 Berterima kasih kepada ARMY
4 (2).jpg

Foto:Dok.Twitter WhiteHouse

Setelah pengumuman pertemuan dengan Presiden Joe Biden, RM melalui weverse, mengungkapkan pendapatnya. RM secara khusus mengucapkan terima kasih kepada ARMY dan menyebut kunjungannya ke Amerika dilakukan demi para fans. Baginya, ARMY telah membawa BTS untuk bisa pergi ke mana saja. Kali ini karena dukungan ARMY, BTS bisa masuk ke dalam Gedung Putih. RM menegaskan mereka pergi untuk tujuan yang baik, sehingga akan melakukan (kunjungannya) dengan baik juga.


5/5 Jadi rebutan para Senator Amerika
5 (2).jpg

Foto:Dok.Twitter ChrisCoons

Amerika ternyata memiliki basis penggemar BTS yang cukup besar, sehingga kedatangan mereka ke Gedung Putih disambut dengan antusias. Tak hanya ARMY yang bersemangat, tetapi para senator Amerika juga tak sabar untuk bertemu para member BTS. Beberapa di antaranya bahkan berlomba untuk membuktikan diri sebagai penggemar BTS. Misalnya, Senator Mazie Hirono yang menyatakan diri sebagai satu-satunya senator yang paham tentang BTS. Sementara Senator Chris Coons juga mengklaim sebagai penggemar dengan menunjukkan photocard BTS di meja kerjanya. Tentunya diharapkan dengan adanya sosok seperti BTS yang memberikan support melawan kejahatan dan tindak rasisme terhadap orang Asia di Amerika, tingkat kejahatan tersebut dapat menurun dan Amerika menjadi tempat yang lebih aman untuk segala bangsa.