Rizka Raisa Fatimah Ramli dan Roslinda Tamo Ina adalah nama dari dua orang perempuan muda asal Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat dunia. Rizka dan Roslinda telah berhasil menyuarakan opini mereka tentang antikekerasan terhadap anak hingga ke lingkup PBB di New York beberapa waktu lalu. Yuk, kita simak seperti apa kisah memukau dari Rizka dan Roslinda di kantor pusat UNICEF di New York beberapa waktu lalu.

Menjuarai lomba komik dunia

rizka twitter.jpgfoto: Dok. Twitter

Rizka Raisa Fatimah Ramli, perempuan berusia 17 tahun asal Makassar yang berhasil menjuarai lomba komik dunia yang diadakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations. Lomba tersebut bertujuan untuk mengajak anak-anak dan remaja menciptakan superhero komiknya yang akan mengalahkan The Silence (Sang Senyap). Dimana Sang Senyap adalah karakter supranatural yang menggunakan kekuatannya untuk menghentikan anak-anak yang ingin berbicara, dan mengambil tindakan kekerasan di sekolah. Lomba ini diikuti oleh ribuan peserta dengan jumlah 3.600 karya yang dilombakan dari 130 negara dan pemenang ditentukan dari 23.000 suara yang ikut memilih melalui situs web.

Cipta, sang superhero yang menjadi juara dunia

Rizka komik - gulalives.jpgfoto: Dok. Gulalives

Rizka Raisa Fatimah Ramli memenangkan lomba komik dunia itu dengan mengeluarkan sebuah komik superhero yang berjudul Cipta. Cipta adalah sosok pahlawan super yang ceritakan dengan  memberi anak-anak buku sketsa untuk menggambar benda-benda yang akan menjadi nyata untuk menghentikan kekerasan serta intimidasi. Dikutip melalui salah satu media lokal, Rizka mengatakan bahwa Cipta dibuat untuk menarik perhatian orang  terhadap kekerasan dan perundungan (bullying) yang dihadapi anak-anak di Indonesia dan negara-negara setiap hari. Rizka berharap agar Cipta dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama anak-anak.

Siswi SMP yang memukau publik PBB

unicef medcom.id.jpegfoto: Dok. Medcom.id

Selain Rizka, nama lain yang membanggakan negara Indonesia di tingkat dunia adalah Roslinda Tamo Ina. Perempuan asal Sumba, Nusa Tenggara Timur ini telah berhasil memukau publik PBB melalui pidatonya mengenai upaya antikekerasan terhadap anak. Pidato tersebut dibawakan oleh Roslinda di kantor pusat UNICEF di New York, dalam kegiatan Leave No Child Behind: Achieving the SDGs through Investing in the Rights of the Child. Dalam pidatonya, Roslinda mengatakan sebuah pesan yang ditujukan kepada seluruh anak di dunia bahwa dirinya mendorong mereka agar dapat bersama-sama dengannya untuk tidak takut untuk menyuarakan pendapat. Roslinda sendiri ingin melihat keadaan dunia bebas dari kekerasan terhadap anak. Kemudian setelah itu, Roslinda menuai riuh tepukan tangan dari para tamu PBB.

Menjadi siswa yang telah berhasil mengharumkan nama negara

medcom. id.jpgfoto: Dok. Medcom.id

Rizka dan Roslinda menjadi sosok inspirasi bagi semua anak-anak yang berada di seluruh dunia untuk menjadi orang yang tidak takut lagi dalam menyampaikan pendapat mereka. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dan digunakan untuk dapat menyampaikan pendapat, salah satunya adalah melalui gambar seperti yang dilakukan oleh Rizka. Rizka dan Roslinda telah berhasil memukau publik dunia melalui karya dan pemikirannya agar dapat menciptakan dunia yang bebas dari kekerasan terhadap anak.

Baca juga: Rapper Rich Brian Umumkan Tur Australia 

Tags: UNICEF, PBB, Roslinda, RIzka