indonesian-sneakerhead-vintage-adidas-collector-2.jpgFoto: doc. Highsnobiety

Abraham Zulkarnein, atau yang akrab disapa Bram Nein, tidak pernah melewatkan sehari pun tanpa Adidas.

Tidak seperti kolektor sneakers pada umumnya, Bram mengaku tidak pernah tertarik untuk mengoleksi sneakers seperti Swoosh ataupun Three Stripes. Kemanapun kakinya melangkah, ia hanya terlihat mengenakan Adidas Campus & Superstars.

Bram mungkin adalah salah satu kolektor model Adidas vintage terbesar di dunia. Faktanya, ia merupakan satu-satunya kolektor dengan koleksi terlengkap saat ini.  

Dikutip dari salah satu media lokal, kecintaannya akan Adidas dimulai saat dirinya duduk di bangku SMA. Kala itu, Deftones, bandrock asal Amerika Serikat begitu memikat hatinya. Terlihat lagi, sneakers yang digunakan personel band itu membuatnya jatuh cinta.

indonesian-sneakerhead-vintage-adidas-collector-1.jpgFoto: doc. Highsnobiety

Menurutnya, untuk mendapatkan sneaker yang dirilis secara limited ini merupakan hal yang sulit, terutama di Indonesia. Bram biasanya membeli sneakers favoritnya ini melalui online shop seperti di eBay, forum-forum sneaker, atau di Instagram. Ia hanya memiliki 10 dari sekitar 200 pasang sneaker yang rilis di Indonesia, sisanya ia mendapatkan dari luar Indonesia.

Walaupun koleksinya banyak, Bram tidak takut untuk memakai sneakernya, termasuk yang limited. Karena menurutnya, sepatu ini tidak hanya untuk dipajang namun juga untuk digunakan. Kemudian, sneaker yang menjadi favorit saat ini adalah general release dari Campus 80s Japan pack series.