Selain mendekatkan diri dengan alam dengan menikmati berbagai pemandangan gunung dan pantai, aktivitas birdwatching menjadi salah satu pilihan kegiatan yang bisa membantu grounding sambil melihat keindahan berbagai jenis burung di Indonesia yang unik, dan di beberapa area, cukup langka. Di Indonesia sendiri, sudah banyak orang yang memilih untuk melakukan kegiatan menyenangkan ini. Baik untuk sekedar menikmati keindahannya ataupun dengan tujuan pelestarian. Birdwatching sendiri bukanlah hal yang murah, but it’s worth to try! And these places will take your breath away!

Tanpa Judul3.jpg

 Foto: dok https://unsplash.com/

 1/5 Taman Nasional Bali Barat 
1bi.jpeg

Foto: dok cnnindonesia.com

Destinasi yang pertama adalah Taman Nasional Bali Barat. Tidak hanya dikenal di kalangan warga lokal, Taman Nasional ini juga menjadi destinasi favorit para turis asing. Ketika berkunjung ke sini kamu dapat menikmati keindahan alam serta berbagai burung eksotis dan endemik yang jarang dapat kita lihat di tempat lain seperti Jalak Bali, Sacred Kingfisher, Burung Beo Gantung Jawa dan Ayam Hutan Hijau. Taman yang mencakup area perbukitan, pegunungan dan pantai menjadikannya sebagai tempat berlibur yang menyenangkan. 

2/5 Taman Nasional Tangkoko

4 tang.jpgFoto: dok mytrip.co.id

Taman Nasional Tangkoko merupakan cagar alam yang berada di Kota Belitung, Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 60 km dari Manado. Dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Barat, taman nasional ini merupakan rumah sekaligus tempat berlindung bagi para hewan langka termasuk burung liar endemik seperti Maleo, Spot tailed Goshawk, Nuri Gantung Pygmy serta burung Nightjar Sulawesi. Selain burung, kamu juga dapat bertatapan langsung dengan hewan langka seperti monyet hitam, Tarsius, musang Sulawesi dan masih banyak lagi. Pada malam hari, tempat ini juga terbilang sangat ramai karena adanya Burung Hantu Berbintik, Burung Hantu Minahasa dan burung nokturnal lainnya. 

3/5 Taman Nasional Lore Lindu 
3.jpeg

 Foto: dok www.triptrus.com/

Ratusan spesies burung eksotis hidup secara alami di taman nasional di Sulawesi Tengah ini, lebih dari 50% di antaranya adalah endemik Sulawesi. Jika kamu tidak suka berjalan terlalu jauh pada saat birdwatching, taman ini adalah tujuan yang tepat karena area pengamatan burung terbaik terkonsentrasi di satu tempat yaitu di sekitar Danau Tambing dan Jalur Anaso. Dengan berjalan dan mengitari danau, kamu bisa bertemu dengan Flycatcher berwajah biru, burung Malia, Cerulean Cuckooshrike. Jika beruntung, kamu juga dapat bertemu dengan spesies Great Shortwing dan Maroon-backed Whistler. Track Anaso tersebut juga akan mengantar kamu semakin jauh ke dalam hutan dimana kamu dapat berpapasan dengan habitat burung yang unik seperti Satanic Nightjars, Geomalia dan Great Shortwing. 

4/5 Taman Nasional Matalawa
4.jpg

 Foto: dok https://tnmatalawa.com/id/

Taman Nasional Matalawa berada di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Selain keindahan alamnya yang menakjubkan, taman ini juga menjadi tempat berlindungnya mamalia, kupu-kupu, amfibi, reptile dan berbagai jenis burung. Dari 215 jenis, dikatahui sembilannya merupakan spesies burung endemic Sumba seperti Rangkong atau Julang Sumba, Kakatua Jambul Jingga, Gemak Sumba, Punai Sumba dan Masdu Sumba.
5/5 Taman Nasional Kerinci Seblat
5 oke.jpg

 Foto dok: nationalgeographicindonesia

Terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan dekat dengan Provinsi Sumatera Barat, Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan salah satu taman nasional yang wajib kamu kunjungi, di Taman Nasional Kerinci Seblat kamu bisa bertemu dengan burung Salvadori's Pheasant, Red-billed Partridge, Sumatran Meacock-Pheasant dan Sumatran Treepie. Meskipun taman ini mencakup hutan seluas 1,6 juta hektar, pengamatan burung biasanya terkonsentrasi di Jalan Tapan atau jalur puncak Gunung Kerinci. Di tengah lelah mendaki gunung, para wisatawan juga dapat berhenti dan menemukan spesies tanaman unik dan langka, seperti bunga terbesar di dunia, Rafflesia Arnoldi dan bunga tertinggi Titan Arum.