Spanyol.jpgFoto dok: cnn.com

Jika kamu sedang merencanakan liburan usai pandemi atau bahkan pada tahun depan, maka lima museum bawah laut di berbagai negara ini wajib kamu kunjungi. Selain menikmati pemandangan terumbu karang yang indah, kamu juga dapat melihat berbagai instalasi patung menarik karya seniman terbaik dunia. Berikut ulasannya.

1/5 Atlantico Underwater Museum, Spanyol

Atlantico Underwater Museum merupakan museum bawah laut pertama di Eropa yang berada di dasar perairan Laut Atlantik pada kedalaman 12 meter dan masuk wilayah lepas pantai Lanzarote, Spanyol.

Didirikan pada area seluas 2.500 meter persegi, museum ini menampilkan kurang lebih 200 patung karya seniman asal Inggris, Jason deCaires Taylor, yang sebelumnya pernah membuat projek yang sama di dua museum bawah laut di Grenada Karibia dan Cancun, Meksiko.

Koleksi patung-patung di Museum Atlantico ini juga dibuat dengan tujuan untuk menampilkan dampak kerusakan yang terjadi oleh manusia di era modern. Revitalisasi ekosistem lokal pun juga menjadi poin plus dari pendirian museum bawah laut ini. Hal tersebut dapat dilihat dari bahan pembuatan patung yang menggunakan beton non beracun dan pH netral yang aman untuk menjaga ekosistem. Karyanya pun juga dapat meningkatkan pertumbuhan karang dan mendorong populasi ikan baru untuj tumbuh dan berkembang.

2/5 Grenada Underwater Sculpture Park, Karibia

Berlokasi di Kepulauan Windward, Karibia, Grenada Underwater Sculpture Park menawarkan pemandangan bawah laut yang menawan. Kehidupan laut beraneka ragam, terumbu karang bawah laut menakjubkan serta patung karya seniman Jason deCaires Taylor berjumlah 65 buah, museum bawah laut ini akan memberikan pengalaman perjalanan baru. Terletak dua mil di sebelah utara Ibu Kota St.Georges, museum bawah laut ini didirikan di area seluas 800 meter persegi dan dilengkapi dengan karang buatan untuk mendukung berbagai kehidupan laut.

3/5 Museo Subacuatico de Arte (MUSA), Cancun, Meksiko

Museo Subacuatico de Arte (MUSA) merupakan sebuah museum bawah laut yang menampilkan lebih dari 500 patung bawah air. Dibuat dari bahan-bahan yang mendukung pertumbuhan karang, patung-patung indah ini juga merupakan hasil karya dari seniman asal Inggris, Jason deCaires Taylor yang sebelumnya pernah menciptakan museum bawah laut mini di Grenada pada tahun 2006. Museum bawah laut terbesar di dunia ini juga menawarkan berbagai aktivitas menarik seperti scuba diving maupun snorkelling. Bagi para wisatawan yang tidak dapat berenang, museum ini juga menyediakan tur kapal dengan glass bottom.

4/5 Underwater Museum of Art (UMA), Florida, AS

Berlokasi di lepas pantai Florida, tepatnya di bawah Teluk Meksiko, Underwater Museum of Art (UMA) merupakan museum bawah laut pertama di AS yang diresmikan pada Juni 2018 lalu. Ide ini dicetuskan oleh Allison Wickey, seorang anggota Cultural Arts Alliance of Walton County (CAA) sekaligus seniman. Seperti museum bawah laut di negara lain, aktivitas berkunjung di kedalaman 15 hingga 18 meter ini sangat cocok dilakukan bagi para pecinta scuba diving. Menampilkan tujuh patung dengan berat masing-masing 1-2 ton, keseluruhan instalasi dibuat dari material bebas plastik dan dirancang untuk mendorong reproduksi spesies ikan lokal dan karang, serta menciptakan habitat bagi kehidupan laut di kawasan tersebut.

5/5 Museum of Underwater Art, Australia

Museum bawah laut tidak hanya bisa kamu temukan di Spanyol ataupun Meksiko saja. Baru-baru ini, sebuah museum seni bawah laut juga didirikan di Great Barrier Reef, Australia tepatnya di lepas Pantai Townsville, Pulau Palm dan Pulau Magnetic.

Bernama Museum of Underwater Art (MOUA), museum ini menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin menikmati indahnya bawah laut Great Barrier Reef. Menampilkan berbagai patung yang diletakkan di dasar laut, museum ini diperuntukan bagi pecinta seni dan penyelam. Tidak hanya itu saja, museum ini pun juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan ekosistem terumbu karang yang terancam punah serta sebagai inisiatif rehablitasi terumbu karang di kawasan ini.