1/6 The Bailong Lift, Cina

Cina.jpgFoto dok: awoljunkee.com

Pertama kali diresmikan pada April 2002, The Bailong Lift merupakan lift outdoor tertinggi di dunia. Terletak di salah satu tebing di Taman Hutan Nasional Zhangjiajie, lift ini memiliki ketinggian lebih dari 300 meter. Terbuat dari kaca yang terletak di luar ruangan, para wisatawan yang berkunjung dapat menikmati pemandangan hutan dan tebing di sekeliling lift. Dengan ketinggian yang tidak biasa ini, lift tersebut memiliki kecepatan tiga meter per satu detik, sehingga hanya dibutuhkan dua menit saja untuk mencapai puncak tebing. Setiap jamnya, ada sekitar 4000 pengunjung yang datang untuk menyaksikan keindahan alam dan mencoba wahana ini. Untuk menaikinya, wisatawan perlu membayar tiket seharga 72 yuan atau sekitar Rp144,000 untuk sekali jalan. Pada penghujung tahun tempat ini biasanya akan memberikan harga tiket lebih murah yaitu seharga 58 yuan atau Rp166,000.
 
Selain The Bailong Elevator, Zhangjiajie National Forest Park juga menawarkan Huangshi village, lokasi paling tepat untuk menyaksikan keindahan taman nasional. Kemudian ke Golden Whip Stream, yang terkenal dengan pemandangan wisata airnya yang tenang.
 
2/6 Getaway Arch, Missouri, AS

missouri.jpgFoto dok: science.howstuffworks.com

St. Louis's Gateway Arch merupakan salah satu ikon arsitektur di Amerika. Monumen yang dirancang oleh Eero Saarinen itu dinobatkan sebagai bangunan lengkung tertinggi di dunia, mencapai 630 kaki atau 192 meter. Desain untuk situs ini pun juga ditentukan selama kompetisi nasional yang diadakan antara 1947-1948. Terbuat dari stainless steels, dasar struktur situs ini diletakkan pada tahun 1961 namun pembangunan lengkungan itu sendiri dimulai pada tahun 1963. Diresmikan pada 24 Juli 1967, The Arch juga dilengkapi dengan satu trem berjalan dan dapat menahan angin kencang serta gempa bumi. 
 
3/6 AquaDom, Radisson Blue Hotel Berlin


Aquadom.jpg Foto dok: Pinterest/murruvet kocaer

Bermalam di hotel mewah dengan segala fasilitas yang disediakan rasanya sudah menjadi hal biasa. Namun, bagaimana jika kita menginap di sebuah hotel di mana kita dapat menikmati akurium raksasa dengan ribuan ikan di dalamnya? Tentunya pengalaman menarik ini dapat kita rasakan ketika berkunjung ke Radissson Blue Hotel yang ada di Berlin ini. Dijuluki sebagai Aquadom, akurium raksasa berbentuk silinder ini merupakan sebuah lift yang terletak di tengah hotel mewah tersebut. Pada bagian bawah tabung terdapat dua lift kaca yang dapat memuat kurang lebih 48 termasuk seorang pemandu. Aquadom juga tergolong unik. Akuarium terbesar di dunia ini menampung 1 juta liter air yang mengandung 3,3 persen garam laut yang disirkulasikan melalui pompa. Di dalamnya terdapat 1.500 ekor ikan tropis dari 50 spesies berbeda seperti ikan buntal (Tetraodontidae), ikan napoleon (Cheilinus undulatus), ikan cero mackerel (Scomberomorus regalis) dan ikan silver moony (Monodactylus argenteus). Tidak hanya dapat menikmati pemandangan bawah laut dari dalam lift, seluruh kamar di hotel ini juga menghadap ke akuarium cantik ini. 

4/6 Falkirk Wheel, Skotlandia

falkrik.jpgFoto dok: killinlogscabin.com

Falkirk Wheel adalah pengangkat perahu berputar di Skotlandia yang menghubungkan Forth dan Clyde Canal dengan Union Canal. Dibuka pada tahun 2002, Lift Falkirk adalah satu-satunya lift berputar untuk mengangkat kapal dan tak ada duanya di dunia, dan dianggap sebagai landmark dari tekhnologi kebanggaan Skotlandia. Untuk memindahkan kapan dari satu kanal ke kanal lai, falkrik dilengkapi dengan dua gondola yang letaknya saling berseberangan. Ketika gondola yang satu sedang memuat kapal dari kanal atas, gondola yang lainnya memuat kapal dari kanal yang ada di bawah. Lalukincir berputar 180 derajat, sehingga kedua gondola bertukar tempat. Pembuatannya pun tidak bisa dibilang main-main. Memakan waktu yang cukup lama, Pembangunan lift Falkirk Wheel menelan biaya 17,5 juta poundsterling atau Rp312 miliar dan secara keseluruhan memakan 84,5 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,5 triliun sebagai biaya perawatan.

5/6 Hammetschwand Lift, Swiss

Hammetschwand.jpgFoto dok: packedagain.com 

Terletak di Pegunungan Alpen, Hammetschwand merupakan lift tertinggi di Eropa. Dirancang pada 1905, lift ini diperbaiki sebanyak 2 kali untuk mempercepat roda giginya. Menghabiskan biaya hingga 14,8 juta dolar AS atau setara dengan Rp, lift ini mampu menampung 12 hingga 13 orang pada sekali perjalanan. Memiliki ketinggian 153 meter, wisatawan tidak hanya dimanjakan dengan panorama pegunungan Alpen, namun juga pemadangan danau terbesar keempat di Swiss, Lucerne.

6/6 Burj Khalifa, Dubai

burj.jpgFoto dok: mylittleadventure.com

Berlokasi di Dubai, tepatnya di terletak di kawasan 1 Sheikh Mohammed bin Rashid Boulevard, Burj Khalifa merupakan gedung tertinggi nomor dua di dunia setelah Shanghai Tower. Resmi dibuka pada 4 Januari 2010, Menara dengan ketinggian  828 meter atau 2.717 kaki ini memiliki 163 lantai. Selain memecahkan rekor sebagai gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa juga memiliki lift tercepat di dunia dengan kecepatan 60 km/jam atau 16.7 m/s. Hanya butuh waktu 77 detik dari lantai dasar menuju lantai 148 dengan tanpa goncangan sedikit pun. Tidak hanya menjadi tujuan wisata, Menara ini juga diisi oleh hotel, perkantoran, deluxe spa, 900 apartemen mewah yang tersebar di lantai 12-108 serta jalan masuk menuju The Dubai Mall.