Menjadi negara kepulauan adalah salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Indonesia. Kekayaan wisata alamnya membentang ke segala penjuru. Bahkan, jika kamu teliti dan mau sedikit effort, masih banyak sekali hidden gem yang tersembunyi dan belum banyak diketahui orang lain. Tentu saja karena ini masih langka, perlu perjalanan ekstra untuk mencapainya. Namun, semua akan terbayar dengan pemandangan yang tak kalah menakjubkan. Berikut ini kami buatkan daftar wisata alam Indonesia yang belum banyak diketahui orang lain. Segera buat rencana untuk mengunjungi tempat-tempat rahasia ini.

deck_theCultureTrip.jpgFoto:dok theculturetrip.com

1.Air Terjun Madakaripura
1 Air Terjun Madakaripura.jpeg

Foto:dokbromotravelindo.com

Berwisata ke Air Terjun Madakaripura mungkin bisa jadi wisata yang berbeda. Karena selain berwisata menikmati keindahan alam yang masih sunyi, tak jauh dari lokasi air terjun terdapat patung Patih Majapahit, Gajah Mada. Konon, air terjun ini dipercaya sebagai tempat bersemedi Gajah Mada hingga akhir hayatnya. Lokasi air terjun ini cukup tersembunyi, berada di balik lembah yang masih berada di kawasan Tengger, tepatnya di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Air Terjun Madakaripura memiliki tinggi 200 meter, sehingga menjadikannya air terjun tertinggi di Pulau Jawa, dan kedua tertinggi di Indonesia. Air Terjun Madakaripura juga kerap disebut Air Terjun Abadi. Hal itu karena air yang dialirkan oleh air terjun ini selalu melimpah dan tak pernah berkurang debitnya.

2.Kayu Aro
2 Perkebunan-Teh-Kayu-Aro-Keindahan-Perkebunan-Teh-Tertua-di-Indonesia.jpg

Foto:dok traverse.id

Jika kami sebut perkebunan teh, lokasi mana yang pertama kali terlintas olehmu? Jawa Barat? Tidak salah, karena memang mayoritas perkebunan teh di Indonesia banyak berada di wilayah ini. Namun, sebenarnya masih ada lagi, yaitu Kayu Aro. Persisnya berada di Jambi dan terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, menjadikan Kayu Aro Kerinci ini perkebunan teh tertinggi kedua di dunia. Aktivitas yang paling utama di sini adalah tur ke tempat pengolahan daun teh, hingga ikut memetik daun teh segar bersama para pekerja. Untuk mencapai perkebunan ini, kamu cukup berkendara selama 8 jam dari pusat ibu kota Jambi.

3.Danau Kaolin
3 Danau_Kaolin.jpg

Foto:dok wikimedia.com

Tidak seperti danau yang terbentuk dari peristiwa alam, danau ini terbentuk karena aktivitas tambang yang sudah dihentikan. Sebelumnya, di lokasi danau ini merupakan bekas area tambang Kaolin. Kaolin sendiri merupakan jenis mineral yang kerap digunakan dalam berbagai industri, seperti kosmetik, pasta gigi, hingga makanan. Bekasnya meninggalkan sebuah daratan menyerupai karang yang berceruk dan berwarna putih pucat. Kontras dengan air danau yang berwarna biru kehijauan atau toska. Penduduk lokal juga menamai Danau Kaolin ini sebagai Danau Biru. Lokasinya cukup mudah ditemukan dan dekat dari pusat kota Tanjung Pandan, tepatnya  di Desa Air Raya Tanjung Pandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Kamu bisa menempuhnya dalam waktu 10 menit saja.

4.Pantai Ora
4 Ora-Beach-Resort-Seram-Island.jpg

Foto:dok  orabeach.co.id

Mungkin definisi yang tepat untuk mewakili tempat ini adalah tempat terbaik untuk menemukan kedamaian. Pantai Ora terletak di antara Teluk Sawai dan Desa Saleman, Maluku, dan untuk mencapainya butuh perjalanan cukup panjang. Namun, kami yakin, semua rasa lelah karena perjalanan tersebut akan hilang begitu melihat bukit batu karang, pasir yang putih, dan airnya yang sangat jernih. Cara untuk mencapai pantai ini dengan memesan penerbangan ke Ambon, lalu disambung dengan perjalanan menggunakan kapal cepat dari Tulehu ke Amahai. Setelahnya, masih ada perjalanan darat dengan transportasi umum selama 2 jam, hingga sampai ke Sawai, lalu menyebrang ke Pantai Ora dengan kapal, selama 10 menit.

5.Danau Kaco
5 danau-lake-kaco-kerinci.jpg

Foto:dok wildsumatra.com

Di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi, kamu akan menemukan sebuah hidden gem yang tak terduga. Adalah sebuah danau dengan air yang sangat biru, terlihat kontras dengan sekelilingnya yang berwarna hijau. Oleh penduduk setempat, danau ini dinamakan Danau Kaco. Menurut mereka, warna biru tersebut dihasilkan oleh mineral yang terkena air. Karena jernih, kamu masih bisa melihat ikan-ikan berenang dan tak jauh dari danau ini ada air terjun kecil. Danau Kaco dapat dicapai dengan berkendara 8-10 jam dari pusat kota Jambi sampai ke Sungai Penuh, lalu berkendara lagi 90 menit untuk dapat mencapai pintu masuk danau.

6.Gua Jomblang
6 Gua Jomblang.jpg

Foto:dok wikimedia.com

Penduduk lokal percaya, di dalam gua ini kamu bisa melihat cahaya surga. Tak perlu kaget, karena ini hanyalah sebuah kiasan. Gua Jomblang merupakan salah satu gua purba di Semanu, daerah Gunungkidul, yang terbentuk ribuan tahun lalu akibat proses geologi amblasnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi. Proses ini membuat Gua Jomblang berbentuk vertikal dengan mulut gua berada di permukaan tanah. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. Saat perjalanan di dalam, kamu akan menemukan Luweng Grubug dengan tinggi 90 meter yang berbentuk seperti tiang cahaya, menyinari flowstone yang indah serta kedalaman gua yang gelap gulita. Ini yang disebut sebagai “cahaya surga”. Kamu bisa mencapai Gua Jomblang dengan berkendara dari Jogja selama 90 menit.

7.Air Terjun Coban Sewu
7 Coban_Sewu.jpg

Foto:dok.jatimnet.com

Jawa Timur menyimpan hidden gem yang cukup banyak. Salah satu lainnya adalah air terjun Coban Sewu. Air terjun ini berada di perbatasan Malang dan Lumajang, yang dapat diakses dengan berkendara selama 2 jam dari pusat kota. Sesampainya di sana, kamu harus melewati anak tangga yang cukup curam untuk sampai ke bawah dan tidak dianjurkan berenang karena arus cukup deras. Dengan tinggi 180 meter dan luncuran air yang tidak hanya berada di tengah, melainkan di kanan dan kiri juga, banyak yang menyebut air terjun ini sebagai tirai air raksasa dan menyamakannya dengan air terjun Niagara di Kanada.