Kerinduan akan travelling pastinya tak dapat terhindarkan selama masa pandemi, khususnya pada masa PPKM Darurat yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Meski saat ini kita dianjurkan untuk beraktivitas di dalam rumah, bukan berarti kita tidak bisa bebas berjalan-jalan. Kemajuan teknologi tidak hanya memudahkan kita dalam bekerja, tetapi juga memberikan akses kebebasan untuk mengeksplorasi dunia. Selain berjalan-jalan ke berbagai destinasi perkotaan maupun alam, perpustakaan di dunia ini juga menghadirkan berbagai pemandangan indah. Mulai dari lokasi hingga desain interiornya, Tatler Indonesia akan mengajak para pembaca menjelajahi berbagai perpustakaan indah melalui tur virtual. Let’s begin our journey!

1/6 LiYuan Library, Beijing

Bagi kamu para pecinta buku, berada di tempat tenang untuk menikmati bacaan adalah suasana yang diidam-idamkan. Terlebih lagi jika kamu bisa sambil menikmati teduh dan asrinya suasana dari peopohonan rimbun yang terletak di sekitarnya. Jika kamu mencari tempat untuk membaca dengan pamandangan indah, LiYuan Library bisa menjadi pilihan yang tepat. Berdiri di atas lahan seluas 170-meter persegi, perpustakaan ini dikelilingi oleh hutan lebat dan juga dibangun di atas sungai yang mengalir dengan tenang. Dibangun oleh arsitek ternama, Li Xiaodong pada 2012 lalu ini, dibuat dengan konsep yang menyatu dengan alam dan meawarkan ruang bacaan yang terbuat dari elemen kayu. Berkunjung ke sini akan membuatmu lupa waktu.

2/6 The Library of Congress, Washington DC

Didirikan pada 1800 di Washington DC, Library of Congress memiliki koleksi buku yang sangat lengkap, mulai dari literatur, seperti botani, kesehatan, pengobatan, operasi, kimia, teknik, sejarah, dan politik. Di seksi perpustakaan pribadi, Presiden Thomas Jefferson terdapat buku mengenai kebesaran Genghis Khan. Koleksi buku yang ada di Library of Congress lebih dari 150 juta buku. Tidak hanya itu saja, desain interiornya pun sangat memukau. Terdapat rak-rak buku yang menjulang tinggi, atap kubah penuh ukiran serta ruang baca yang luas dan megah.

3/6 Starfield Library, Seoul

Starfield Library terletak di Seoul, Korea Selatan, di dalam pusat perbelanjaan bernama COEX Mal, tepatnya di lantai B1-1F. Beralamatkan di Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul, Korea Selatan, perpustakaan ini memberikan pengalaman berbeda bagi para bookworm ataupun avid reader. Berdiri di atas lahan seluas 2800-meter persegi, perpustakaan ini memiliki rak buku raksasa dengan tinggi mencapai 13 meter. Di sini juga terdapat sekitar 50 ribu koleksi buku dan majalah yang bisa dibaca dengan bebas oleh setiap pengunjung. Selain interior yang memukau dan koleksi buku yang cukup banyak, di sini juga kerap digelar berbagai acara, seperti pembacaan puisi, diskusi buku, dan beberapa acara lainnya. Pengunjung bisa langsung bertanya di pusat informasi Starfield Library.

4/6 Stiftsbibliothek Admont, Austria

Berdiri pada tahun 1776, Admont adalah perpustakan monastik terpanjang yang pernah dibangun, yang terletak dibawah kaki pegunungan Alpen. Memiliki desain arsitektur yang menawan, Admont memiliki aula dengan luas sepanjang 70 meter, lebar 14 meter, dan tinggi 11 meter. Dalam perpustakaan ini terdapat koridor dan tangga polos yang mengarah ke aula, uniknya perpustakaan ini tidak memiliki meja, alasannya karna perpustakaan ini tidak pernah dimaksudkan untuk belajar atau membaca di tempat. Ruangan ini hanya menjadi tempat penyimpanan dan memamerkan buku. Biasanya para biarawati meminjamnya untuk kemudian dibaca di dalam kamarnya.

5/6 Christiansborg Palace Library, Copenhagen

Berlokasi di Copenhagen, Denmark, Christiansborg Palace Library adalah sebuah perpustakaan yang menginspirasi scene Beast Castle Library di film Disney, “Beauty and the Beast”. Selain desain yang menawan, perpustakaan ini juga dihiasi dengan lantai berkarpet permadani, ruang singgasana dan ruang baca yang megah.

6/6 Central Library Oodi, Helsinki

Central Library Oodi yang terletak di Helsinki adalah sebuah perpustakaan pusat yang sangat populer di kalangan penduduk dan pengunjung. Gedung yang baru dibuka pada Desember 2018 ini telah menyambut lebih dari satu pengujung pada Maret 2019 dengan pengunjung lebih dari 20.000 orang pengunjung per harinya. Selain membaca dan meminjam buku, banyak pengunjung yang datang hanya untuk menikmati indahnya pemandangan di tempat ini. Terlebih lagi, perpustakaan ini juga memiliki ruangan yang didedikasikan untuk tempat berkumpulnya berbagai komunitas.