Virgin-Galactic-Mach-3-Super-Jet-Rolls-Royce-Left-Side-Profile.jpg Foto dok: billionairetoys.com

Pada awal bulan ini perusahaan pesawat luar angkasa komersial milik Richard Branson, Virgin Galactic, mengumumkan konsep untuk sebuah jet komersial terbarunya.

Dengan kemampuan terbang tiga kali kecepatan suara, pesawat bersayap delta tersebut diberitakan telah melewati MCR atau Mission Concept Review.

Pihak Virgin Galactic juga mengumumkan bahwa Kerjasama ini dilakukan dengan pembuat mesin Rolls-Royce untuk merancang dan mengembangkan mesin penggerak guna pesawat supersonik tersebut.

Sejak Anglo-France Concorde berhenti beroperasi pada tahun 2003, penerbangan komersial supersonik dapat dikatakan mengalami mati suri. Dalam kurun 17 tahun belakangan ini, belum ada penerbangan lain yang mampu membuat pesawat serupa. Meskipun demikian, ada sejumlah inisiatif dari pihak swasta dan pemerintah untuk mengembangkan generasi pesawat penumpang supersonik dan pesawat angkut mutakhir lainnya. Termasuk Virgin Galactic yang saat ini masuk ke dalam daftar jajaran tersebut.

Selain Rolls Royce, Virgin Galactic juga menggandeng Pusat Federal Aviation Administration (FAA) dan NASA untuk mengembangkan konsep dan inovasi terbaru bagi pesawat tersebut. Kerjasama ini juga bertujuan untuk menetapkan ruang lingkup desain pesawat yang diusulkan serta menguraikan kerangka untuk sertifikasi.

virgin.jpgFoto dok: avitrader.com

Diberi nama Mach 3, pesawat bersayap delta tersebut memiliki kapasitas 9 hingga 19 orang di ketinggian di atas 60.000 kaki atau setara dengan 18.000 meter dan menggunakan bahan bakar  serta teknik ramah lingkungan.

Bagian interior dari Mach 3 juga dikonfigurasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, seperti pengaturan berbagai tempat duduk bisnis dan kelas satu.

Saat ini pihak Virgin Galactic sedang melakukan berbagai perencanaan rancangan untuk memenuhi berbagai skenario guna memberikan pengalaman dan kenyamanan perjalanan layaknya penerbangan komersial kelas satu.