bri.jpgFoto: Dok.shutterstock.com

Selama ini, kamu mungkin merasa sudah memberi perlindungan yang maksimal untuk diri sendiri dan orang-orang sekitarmu. Namun, saat kondisi yang tidak disangka, terkadang proteksi yang sudah disiapkan sedemikian rupa, malah jadi tak berguna. Misalnya saja saat merebak pandemi kemarin. Sekuat apa pun kita mencoba untuk melindungi diri, virus dan penyakit dapat datang dari orang lain. Dan ketika kita berbicara tentang kondisi tak terduga, kita tidak pernah tahu, seperti apa masa depan yang akan menanti.

Belakangan ini kesadaran akan pentingnya memiliki asuransi jiwa semakin meningkat. Bahwa masing-masing dari kita memiliki potensi risiko yang tinggi, sehingga kepemilikan asuransi jiwa menjadi lebih dibutuhkan. Terutama semenjak pandemi merebak, kita jadi sadar, bahwa kondisi kesehatan adalah hal yang sangat penting. Tak hanya diri sendiri, namun keluarga, saudara, hingga orang-orang terdekat. Melihat kebutuhan ini, BRI Life bersama dengan BRI mengenalkan produk asuransi terbaru mereka, yaitu Asuransi Aurora.

Aurora yang merupakan singkatan dari Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera, merupakan produk asuransi jiwa berjangka yang memiliki beberapa manfaat, seperti perlindungan jiwa, penyakit kritis, hingga pengembalian premi saat masa asuransi sudah berakhir. Salah satu kelebihan dari Aurora, yaitu perlindungan jiwa atas penyakit kritis seperti kanker, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, hingga Hepatitis Fulminant. Menariknya, jika sampai masa asuransi berakhir dan yang tertanggung masih hidup, maka akan mendapatkan pengembalian premi hingga 110% atau 50% dari total premi yang dibayarkan, di luar pengenaan tambahan biaya asuransi (jika ada).

Untuk tertanggung yang meninggal dunia, maka manfaat uang pertanggungan yang akan dibayarkan adalah 100%. Sementara jika tertanggung mengidap salah satu penyakit kritis yang dipertanggungkan (seperti yang sudah disebutkan sebelumnya), akan berlaku program Accelerated Benefit, yaitu manfaat uang pertanggungan sakit kritis akan dibayarkan terlebih dulu sebesar 50% dengan perlindungan asuransi tetap berjalan. Saat tertanggung ternyata meninggal, maka akan dibayarkan sisa uang pertanggungan sebesar 50%.

Rentang usia pemegang polis yang ditanggung oleh asuransi Aurora mulai dari usia 17 hingga 65 tahun, dengan rincian usia masuk peserta ditambah dengan masa asuransi kurang dari atau sama dengan 73 tahun. Sementara untuk pemegang polis yang berusia di antara 21 hingga 70 tahun, juga masuk dalam kategori tertanggung, dengan rincian usia masuk ditambah dengan masa asuransi kurang dari atau sama dengan 78 tahun. Rentang usia yang beragam ini menjadikan asuransi Aurora cocok untuk memaksimalkan perlindungan pada masa yang akan datang.

Tak perlu khawatir untuk pembayaran preminya, karena cukup bervariasi. Pembayaran preminya dimulai dari Rp 196.500,- per bulan dan bergantung pada uang pertanggungan, usia masuk dan pilihan plan pengembalian premi. Adapun uang pertanggungannya mulai dari Rp 150 juta sampai dengan Rp 5 Miliar. Namun kamu perlu memperhatikan beberapa pengecualian, seperti masa tunggu 12 bulan untuk penyakit kritis dan meninggal dunia bukan akibat kecelakaan. Pastikan juga kamu mengetahui kondisi-kondisi pengecualian untuk kasus penyakit kritis dan meninggal dunia, sehingga polis kamu dapat bekerja sebaik mungkin.

Jangan tunda lagi untuk proteksi maksimal masa depanmu dengan memiliki asuransi Aurora. Segera konsultasikan perencanaan keuangan Anda bersama Priority Banking Officer BRI yang tersertifikasi dan berpengalaman. Mari bertumbuh dari generasi ke generasi bersama BRI Prioritas.