Mengenal Ecotherapy

Cover.jpgFoto dok: unsplash.com/@laicho

Konsultan psikiater dari London Bridge Hospital, Dr Tom Stevens mengatakan bahwa Ecotherapy merupakan sebuah metode yang mempromosikan kesejahteraan emosional dan psikologis melalui kegiatan luar ruangan di lingkungan yang hijau. Ia menambahkan bahwa kemampuan untuk berhubungan dengan alam dan memiliki tanggung jawab untuk sebidang tanah (taman) bermanfaat sebagai terapi bagi orang-orang yang memiliki masalah dengan kesehatan mental yang diakibatkan oleh stres dari pekerjaan sehari-hari dan rutinitas yang tiada henti.
 
Sebuah riset dari Natural Inggris menyebutkan, setiap rumah tangga di Inggris memiliki akses yang baik terhadap ruang terbuka hijau (RTH), hal ini mampu menghemat biaya perawatan kesehatan hingga 2.1 miliar poundsterling atau sekitar Rp37 triliun per tahun. Sementara, penelitian Exeter University menemukan bahwa orang yang tinggal di daerah hiju lebih bahagia dan kurang mengalami tekanan mental. Penelitian yang sama juga di lakukan di Belanda dimana riset tersebut menemukan bahwa orang-orang yang tinggal di dekat ruang hijau atau memiliki ruang hijau di rumah memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik daripada mereka yang tinggal di perkotaan. Tidak hanya itu saja, praktek shinrin-yoku atau forest bathing di Jepang juga terbukti efketif mempromosikan ketenangan dengan mengurangi kadar cortisol dan menurunkan tekanan darah.

1/5 Meringankan stress akibat rutinitas sehari-hari

Stress.jpgFoto dok: unsplash.com/@judahguttmann

Menghabiskan waktu bekerja di depan komputer dapat menambah beban pikiran kita. Selain melelahkan mata, tubuh kita juga membutuhkan istirahat, dan menghirup udara segar dapat membantu merileksasikan pikiran. Jika sehari-harinya kamu bekerja di dalam ruangan, ada baiknya jika kamu mencoba untuk bekerja di taman rumahmu. Dengan pemandangan asri dan hijaunya tumbuhan dapat menenangkan dan menyegarkan pikiran.

2/5 Menjernihkan pikiran

menjernihkan.jpgFoto dok: unsplash.com/@simonmigaj 

Kapanpun kamu memiliki tugas besar, keputusan yang sulit untuk dibuat atau merasa bingung, menghabiskan waktu dan mendekatkan diri dengan alam dapat membantu menjernihkan pikiran. Jika kamu memiliki waktu luang, nikmati aktivitas luar ruang seperti memasak dan bersantap di taman rumahmu atau berkebun. Melakukan olahraga atau meditasi luar ruang juga dapat membantu mengurangi tekanan darah. Selain mendapat sinar matahari yang baik bagi tubuh, kicauan burung di pagi hari serta cuaca yang segar dapat membantu kita untuk mengasah kelima panca indera kita.

3/5 Meningkatkan kinerja sistem imun

creativity.jpgFoto dok: unsplash.com/@maciejonesphotography

Berdasarkan artikel berjudul “Shinrin-Yoku (Forest Bathing) and Nature Theraphy: State of Art Review" yang ditulis oleh Professor Margaret M. Hansen dari University of San Francisco menjelaskan bagaimana terapi shinrin-yoku memiliki manfaat untuk membentuk lebih banyak Natural Killer atau NK cells yang membentuk sistem imun tubuh kita. Melalui sebuah eksperimen yang dilakukan oleh 13 laki-laki dewasa di Jepang, shinrin-yoku terbukti mampu meningkatkan NK cell dari 40 persen hingga 50 persen setelah mereka menghabiskan waktu di alam terbuka selama dua malam. NK cell ini juga dapat bertahan selama 30 hari. Karena akses berpergian keluar rumah tidak mungkin dilakukan saat ini, menghabiskan waktu di taman rumahmu juga bisa menjadi solusi yang tepat. 

4/5 Meningkatkan mood

mood.jpgFoto dok: unsplash.com/@notsazuki

Sebuah studi yang dilakukan Pusat Pengkajian Ilmu Lingkungan Hidup Universitas Chiba mengatakan bahwa menghabiskan waktu di alam atau ruang terbuka selama 20 menit dalam satu hari dapat mengurangi jumlah cortisol atau hormon stres sebesar 12,7 persen, lebih rendah daripada responden yang menghabiskan waktu terus menerus di dalam ruangan atau lingkungan urban. Menurut studi tersebut, melihat pepohonan dapat meningkatkan mood serta membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Oleh karena itu, berjemur atau melakukan aktivitas luar ruangan sangat disarankan, terutama saat menjalani pembatasan sosial seperti sekarang ini.

5/5 Meningkatkan kreativitas dan melatih panca indera

panca indera.jpgFoto dok: unsplah.com/@riosamba

Ecotherapy tidak bermanfaat bagi kesehatan fisik, namun juga dapat digunakan sebagai salah satu metode mediasi. Professor psikologi dari University of Utah, David Strayer mengatakan bahwa berkebun dapat meningkatkan tingkat kreativitas dan melatih kelima panca indera kita. Kegiatan menanam, menyiram, merawat dan memilih tanaman terbukti dapat meningkatkan kreativitas kita sebesar 50 persen.