Di zaman serba cepat, sulit buat mengikuti gaya hidup sehat. Ada begitu banyak godaan yang membuat pikiran teralihkan. Padahal di masa transisi, meremajakan pikiran dan tubuh sangat penting biar emosi jauh lebih stabil dan kualitas hidup meningkat. Sebenarnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyeimbangkan tubuh, antara mental dan fisik, seperti meditasi, melakukan pilates, mindfulness, hingga yoga. Dari berbagai pilihan kegiatan holistik, kami telah memilihkan cara menjaga kesehatan tubuh dan pikiran dengan metode-metode modern.   

1/5 Bach Flower

Bach Flower.jpg

Foto: Dok istockphoto.com

Terinspirasi dari penderita kecemasan atau depresi, seorang dokter berkebangsaan Inggris pada 1930-an bernama Edward Bach mencetuskan sebuah metode bach flower atau terapi bunga untuk para penderita gangguan psikologis ringan.

Bach flower memakai bunga yang sudah diekstrak untuk dihirup aromanya atau dioleskan ke salah satu bagian tubuh agar pikiran jauh lebih rileks. Studi penelitian pada 2012 dan 2017 mendukung adanya metode terapi bunga untuk gangguan kecemasan anak-anak dan perempuan yang sudah menopause.

Karena sifatnya cair, ada efek samping yang perlu diperhatikan seperti ruam kulit, kelelahan, dan sakit kepala. Jika kamu ingin merasakan manfaat dari bach flower, dapat mencoba dengan membeli esens bunga di toko-toko terpercaya atau yang dikelola oleh praktisi kesehatan.

2/5 Wim Hof Method

Wim Hof Method.jpg

Foto: Dok. twitter.com/@MarcelHofMethod

Teknik pernapasan khusus atau Wim Hof Method ditemukan The Iceman atau bernama lengkap Wim Hof. Metode ini dipercaya bisa mengurangi tingkat stress dan meningkatkan imun tubuh. Cocok untuk dilakukan di masa-masa sekarang.

Metode Wim Hof Breathing sangat mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang. Kamu bisa mencobanya dengan langkah sederhana, yaitu ambil posisi seperti sedang meditasi, tutup mata, jernihkan pikiran, tarik napas sebanyak 30 sampai 40 kali dan sadari gerakan napasnya.

Satu langkah sederhana ini, kamu bisa ulangi sebanyak 3 sampai 4 kali di jam-jam penting seperti sebelum makan atau setelah berjalan. Setelah selesai, luangkan waktumu untuk merasakan sensasi rasa bahagia yang datang menghampiri.

3/5 Yin Sound Bath

Yin Sound Bath.jpg

Foto: Dok. pexels.com/Antoni Shkraba

Mengombinasikan yoga dengan elemen suara, metode Asia satu ini juga digunakan buat mengatasi kecemasan, stres akut, depresi, atau ketegangan otot. Setelah menjalani Yin Sound Bath, kreativitas lebih meningkat, pikiran-pikiran kalut terhempas, batin terasa tenang, sampai otot  yang terasa tegang menjadi rileks kembali.

Buat mencoba metode Yin Sound Bath, kamu cukup menyiapkan matras yoga, selimut atau handuk, alat peraga yoga seperti balok atau bantal.  Lakukan beberapa gerakan yoga diiringi suara dari Tibetan Singing Bowl dengan durasi sekitar 75 – 90 menit.   

4/5 Tibetan Singing Bowl

Tibetan Singing Bowl.jpg

Foto: Dok. istockphoto.com

Berasal dari abad ke-16 SM, Tibetan Singing Bowl ini terbuat dari berbagai logam seperti emas, tembaga, perak, atau timah yang dapat mengeluarkan bebunyian. Mangkuk ini digunakan para biksu Buddha buat berlatih meditasi.

Saat ini, Tibetan Singing Bowl banyak dipakai oleh praktisi kesehatan seperti terapis yoga atau terapis musik saat perawatan. Tahukah kamu bahwa mangkuk yang menghasilkan nada menenangkan ini, ternyata bisa meredakan stres, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi depresi, menyeimbangkan dan menyelaraskan energi tubuh.

Kamu bisa mencoba metode Tibetan Singing Bowl dengan menaruh mangkuk di sekitar ruangan atau tubuh terdekat. Minta teman atau praktisi menggunakan palu khusus untuk memukul mangkuk dengan perlahan. Pejamkan mata buat merasakan getaran dan suara yang dihasilkan Tibetan Singing Bowl. 

5/5 Therapeutic Nail Art


Therapeutic Nail Art.jpg

Foto: Dok. pexels.com/element5digital

Saat rasa cemas datang, apa yang biasanya kamu lakukan? Rata-rata tanpa sadar akan menggigit kutikula atau kuku untuk menghalau rasa cemas. Berawal dari sini, seni kuku terapeutik hadir untuk penderita kecemasan atau yang sering gugup.

Menurut seorang psikoterapis Los Angeles, melukis di atas kuku dengan cat kuku berwarna-warni bisa meningkatkan kreativitas dan menenangkan suasana hati yang gundah sehingga kecemasan.

Seni kuku terapeutik juga bisa menghentikan kebiasaan seseorang menggigit kuku, karena keindahan kuku yang dibuat membuat berpikir dua kali untuk merusak dan menghargai setiap prosesnya.