Five language of love atau lima bahasa cinta pertama kali diperkenalkan oleh seorang konselor pernikahan Dr. Gary Chapman. Menurutnya, bahasa cinta merupakan cara seseorang mengekspresikan perasaan cintanya kepada orang lain dan setiap orang memiliki caranya masing-masing. Ibaratkan sebuah bangunan, harus ada fondasi kokoh agar bangunan tersebut kuat sehingga tidak mudah runtuh walaupun diterpa badai. Hal tersebut sebenarnya tidak hanya dapat dipraktikan kepada pasangan, tetapi juga untuk mengenal diri kita sendiri. Lalu, seperti apakah caranya? Berikut ulasannya.

self love.jpgFoto dok: unsplash.com/ @giulia_bertelli

Mengapa penting untuk mengenal diri sendiri?

“Mengenal diri sendiri adalah langkah menjalani kehidupan yang bahagia.” Hal ini sangat mudah dikatakan, namun sangat sulit dilakukan.

Mengenal diri sendiri sejatinya sangatlah penting karena dengan melakukan hal tersebut kita dapat mengetahui apa yang kita butuhkan serta dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan kita. Hal tersebut sangat membantu untuk mencintai dan membantu kita mengembangkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.  

1/5 Words of Affirmation

affir.jpgFoto dok: unsplash.com/@elijahsad

Untuk sebagian orang, kata-kata bisa menjadi sumber penyemangat. Ucapan dapat membuat perasaan yang kita tanam terasa dihargai. Saat kamu bercermin atau akan memulai hari katakanlah pada diri sendiri bawah kamu dapat menjalani hari dengan baik. Pujian lain yang dapat kamu praktikan adalah “kamu terlihat cantik hari ini,” “kamu kuat melewati ujian ini,” “kamu sudah sangat berani untuk mengambil keputusan,” dan “kamu pantas mendapatkan ini.” Hal yang mudah namun kadang tak diperhatikan. Satu kata pujian dapat melekat dan mempunyai makna yang sangat berarti.

2/5 Quality Time

qtime.jpgFoto dok: Unsplash.com/@sagefiredman

Di tengah padatnya aktivitas bekerja, pernahkah kamu menyisihkan waktu untuk melakukan kegiatan atau hal yang kamu cintai? Waktu yang berkualitas dapat membuat kita merasakan dimensi yang berbeda. Terkadang, yang selalu kita tatap lebih lama adalah layar gawai pribadi daripada menatap orang terdekat kita. Sekadar mengobrol di taman, menikmati senja, atau makan malam sambil menceritakan kegiatan hari itu dapat menjadi salah satu cara menikmati waktu yang berkualitas. Selain itu, pastikan bahwa kamu memiliki “me time” setiap minggunya dimana kamu dapat melakukan segala kegiatan yang kamu suka.

3/5 Gift

gift.jpgFoto dok: unsplash.com/@kadh 

Pernahkah kamu memberi hadiah untuk dirimu sendiri? Membeli hadiah untuk teman dekat, keluarga atau kekasih memang sangat mudah, tetapi bagaimana dengan diri kita? Ketika berbelanja untuk diri sendiri ada beberapa yang perlu ditanyakan dan diingat. Pertama, apakah barang ini yang saya inginkan atau yang saya butuhkan? Kedua, apakah saat membeli barang saya merasa bahagia atau ketakutan? Impulsive shopping mungkin bermanfaat untuk waktu yang singkat, tetapi mindful shopping akan membuatmu bahagia.

4/5 Act of Service

service.jpgFoto dok: unsplash.com/ @kevinmccutcheon

Melakukan kegiatan yang kamu senangi adalah salah satu hal untuk lebih mengenal diri sendiri. Ketika kamu melakukannya pastikan bahwa aktivitas tersebut dapat membantumu merasa lebih organized seperti memasak makanan kesukaanmu, berkebun, membaca buku serta melakukan kegiatan kreatif.

5/5 Physical Touch

5.jpgFoto dok: unsplash.com/@noahbuscher 

Pamper yourself at home dengan berbagai kegiatan positif seperti massage, berendam dengan air hangat, creambath, menyalakan lilin sebelum tidur untuk menciptakan suasana hangat atau rutinitas kecantikkan.