Tahun 2019 sudah mulai memasuki pertengahan dan banyak orang yang termotivasi untuk melakukan sebuah perubahan, entah itu memulai makan sehat atau merubah lingkungan sekitarnya menjadi lebih baik. Dengan berkeinginan untuk melakukan perubahan baru, tidak ada salahnya jika kita memulai dengan menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan.

Saat ini, banyak orang yang sudah mulai sadar akan perubahan dari iklim-iklim yang memiliki dampak cukup besar dan masalah lingkungan lainnya yang perlahan-lahan mulai merusak bumi. Sampai saat ini banyak orang yang mulai menginginkan untuk produk-produk diubah menjadi lebih bersahabat terhadap lingkungan. Eco-trend pada tahun 2019 ini mulai berkembang dan berbeda, berikut ini beberapa contoh eco-trend tahun ini yang wajib kamu ketahui. 

Akhir dari Penggunaan Plastik

Seperti yang diketahui, saat ini plastik menjadi masalah utama terutama lingkungan. Banyak organisasi bahkan pemerintah mulai memotivasi para masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dengan berbagai cara. Selain itu, banyak perusahaan juga yang mulai mencari material alternatif yang dapat digunakan. Seperti plastik yang biodegradable adalah salah satu langkah untuk mengurangi sampah plastik. Penggunaan seperti tote bag juga sangat membantu dalam menjaga lingkungan.

Fashion ramah lingkungan

Belakangan ini, brand-brand fashion mulai mengambil langkah untuk mengembangkan pakaian menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Seperti brand lokal bernama Pijak Bumi yang membuat sepatu menggunakan bahan-bahan vegan dan ramah lingkungan. Tidak hanya brand lokal tetapi brand besar seperti Adidas dan H&M pun mulai mengambil langkah eco-friendly. Bagaimanapun, ditahun 2019 ini, fashion akan mengalami perubahan yang cukup besar, termasuk tren ramah lingkungan dan menggunakan teknik yang juga ramah lingkungan.

Moda Transportasi yang Berbeda

Bukanlah hal yang baru lagi jika karbon yang dihasilkan dari kendaraan mulai merusak atmosfir bumi dan menjadi salah satu faktor adanya global warming. Sudah mulai banyak orang yang berpindah dari kendaraan yang menggunakan bensin menjadi kendaraan hybrid atau bahkan listrik. Walaupun di Indonesia kendaraan listrik belum sepenuhnya tersedia dan dapat digunakan, tetapi mulai banyak skuter-skuter listrik yang dapat digunakan untuk berjalan-jalan mengelilingi kota atau bahkan digunakan untuk sehari-hari.

Bangunan dan rumah ramah lingkungan

Perlahan-lahan, mulai banyak orang yang memiliki keinginan untuk menerapkan gaya hidup yang minimalistik dan ramah lingkungan. Contohnya seperti membangun atau membeli rumah-rumah kecil yang tentunya ramah lingkungan, menggunakan material dan teknologi yang mengurangi jejak-jejak karbon dan menggunakan sedikit energi. Selain itu, orang-orang mulai memanfaatkan DIY, seperti menggunakan barang-barang yang sudah tidak dipakai menjadi lebih berguna yang berarti mengurangi sampah.

Baca juga: 5 Contoh Bagaimana Teknologi Menginovasi Fashion