Setiap minggunya, Netflix merilis paling tidak satu film yang dapat kita nikmati sendiri, bersama teman dan juga keluarga di rumah. Baru-baru ini, streaming platform raksasa tersebut juga telah menjanjikan 500 juta dolar AS untuk konten Korea dan kita pun pastinya tidak akan kehabisan tontonan dalam satu tahun kedepan.

Menyusul kesuksesan Space Sweepers tahun ini, film Korea berikutnya yang akan menghiasi layar kita adalah sebuah film thriller berjudul “Night in Paradise.” Ditayangkan perdana pada 9 April 2021, film noir yang sangat dinantikan ini menghadirkan berbagai aksi mengesankan, menegangkan dan juga penampilan spektakuler dari para pemainnya.

Untuk menjawab rasa penasaranmu, berikut lima hal yang perlu kamu ketahui sebelum menonton film ini.

1/5 Merupakan film Noir

1.jpgFoto dok: Netflix  

Bagi penggemar film, tentu tidak asing dengan istilah noir. Diperkenalkan pertama kali oleh Kritikus Nino Frank pada 1964, genre ini disebut sebagao film dengan narasi psikologi yang berfokus pada mimik wajah, gestur badan dan juga percakapan.

Film Noir sendiri bukanlah hal baru di industri sinema Korea dan telah memukau penonton serta kritikus lokal maupun dalam negeri. Contoh yang paling terkenal ada film karya Bong Joon-ho berjudul Memories of Murder (2003) dan Park Chan-wook's Oldboy (2003). Dan Night in Paradise adalah tambahan terbaru untuk genre yang sedang berkembang ini.  

Dari segi cerita, film ini mengisahkan tentang seorang jagoan dari geng kriminal, Tae-goo (Um Tae-goo), yang dipimpin oleh Tuan Yang (Park Ho-san). Tae-goo memutuskan untuk membalas dendam setelah saudara perempuan dan keponakannya tewas dalam sebuah kecelakaan, yang seharusnya dimaksudkan untuknya. Berencana untuk menyingkirkan bos dari geng lain, dia melarikan diri ke Pulau Jeju dan berpapasan dengan Jae-yeon (Jeon Yeo-bin), seorang wanita yang sakit parah. Keduanya yang tidak lagi memiliki keinginan untuk hidup, terjerat dalam kehidupan satu sama lain dan mulai merasa kasihan satu sama lain.

2/5 Diperankan oleh bintang karismatik

2.jpgFoto dok: Koreaherald.com

Night in Paradise menghadirkan pemeran spektakuler yang akan memberikan pertunjukan memikat. Film ini juga menjadi sebuah pembuktian bagi Um Tae-goo sebagai pemeran utama setelah memainkan berbagai peran pendukung yang diakui secara kritis seperti pada Coin Locker Girl (2015) dan The Age of Shadows (2016). Pada film ini, ia juga akan beradu akting dengan aktris yang sedang naik daun, yaitu Jeon Yeo-bin, yang mendapatkan pujian atas aktingnya di After My Death (2018) dan sangat dicintai karena peran komedi slapsticknya dalam drama Korea, Vincenzo (2021).

Bergabung dengan keduanya adalah model yang sekarang menjadi aktor , Cha Seung-won yang mendapatkan ketenaran melalui beberapa komedi hits seperti My Teacher, Mr.Kim (2003) dan Ghost House (2004). Sepanjang kariernya, ia pun telah bermain di beberapa film dengan genre berbeda seperti Blood Rain (2005) dan melodrama, My Son (2007). Ia pun juga menuai pujian setelah membuktikan dirinya berperan sebagai penjahat di Believer (2018).

Pemeran lainnya yang ikut bergabung adalah Lee Ki-young dari A Bittersweet Life (2005), Park Ho-san dari serial Prison Playbook's (2017) dan Cho Dong-in dari K-Drama Lookout's (2017).

3/5 Dipimpin oleh sutradara ternama

3.pngFoto dok: koreanworld.it  

Sutradara Park Hoon-jung tidak asing dengan film-film noir, memiliki portofolio judul yang sangat terkenal termasuk epik gangster, New World (2013) yang melambungkannya kekesuksesan kritis dan komersial. Ia juga menyutradarai film thriller aksi kriminal V.I.P (2017) dan film misteri, The Witch: Part 1 (2018). Dengan ini, kita pun dapat mengatakan bahwa Night in Paris berada di tangan yang tepat.

Sebelum mengambil alih kursi sutradara, Park pernah menulis skenario untuk film thriller lainnya termasuk I Saw the Devil (2010) karya Kim Jee-won dan The Unjust (2010) karya Ryoo Seung-wan di mana ia memenangkan penghargaan untuk Skenario Terbaik.

4/5 Ditayangkan perdana di festival film bergengsi

4.jpgFoto dok: Netflix.com

Night in Paradise pertama kali ditayangkan di Venice International Film Festival ke 77 dan menjadi satu-satunya film Korea yang diputar dalam kategori "Out of Competition". Salah satu kritikus juga menyebut film ini sebagai salah satu dari 10 film terbaik yang diputar di festival film bergengsi tersebut dan memujinya akan alur cerita yang mendebarkan serta set piece yang luar biasa.

5/5 Dirilis secara ekslusif Netflix

5.jpgFoto dok: hacinema.net 

Mengikuti film Korea lainnya seperti The Call (2021) dan Time To Hunt (2020), Pihak Night in paradise memilih Netflix untuk menjadi platform perilisan film tersebut. Hal ini disebabkan oleh pandemi yang masih berkangsung dan bioskop ditutup sementara serta perlunya tindakan social distancing yang membatasi jumlah penonton.

Menurut Dewan Film Korea pada September 2020, jumlah penonton bioskop turun 80 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019, menjadikan momentum perilisan di Netflix sebuah pilihan yang tepat untuk menjangkau penonton lokal maupun internasional. Film Korea Hit Space Sweepers (2021) pada awalnya juga rencananya akan dirilis di bioskop, namun karena satu dan lain hal akhirnya film ini dirilis secara ekslusif di Netflix.

Source: hk.asiatatler.com