Screenshot at Apr 17 17-27-12.pngFoto dok: Instagram @dunemovie

Sutradara kenamaan asal Prancis, Denis Villeneuve kembali hadir dengan karyanya yang sangat dinanti-nanti oleh pecinta film bergenre science-fiction berjudul "Dune." 
 
Film yang diadaptasi dari novel science fiction karya Frank Herbert ini menceritakan perjalanan Paul Atreides, yang diperankan oleh aktor Timothée Chalamet, yang harus mengikuti kedua orang tuanya berhijrah menuju planet Arrakis.

Dengan lokasi syuting yang dilakukan di Abu Dhabi, kisah dari film ini memiliki latar belakang kehidupan dystopian dan futuristik yang menceritakan kehidupan masyarakat di planet tersebut.
 
Tidak hanya ceritanya, pemilihan kostum serta pembangunan latar yang kompleks dan detail, membuat film ini pantas untuk ditunggu kehadirannya. Unsur dan pengaruh dari novel ini juga memberikan banyak pengaruh pada berbagai film science fiction sukses seperti “Star Wars,” “Game of Thrones,” dan “Alien.”
 
Dalam potret pertama adegan "Dune" yang dirilis Vanity Fair pada Senin (13/4), Paul terlihat sedang berjalan dipinggir pantai dengan suasana yang kelam dan mencekam.

tIM.pngFoto dok: Instagram @dunemovie

Dalam sebuah wawancara Denis dengan vanityfair.com, sang sutradara mengatakan bahwa film yang rencananya akan ditayangkan pada 18 Desember mendatang ini hanya menggambarkan setengah dari narasi novel tersebut. 

“Narasi dari Dune sendiri sangat kompleks dan sangat berpotensi untuk di eksplorasi lebih dalam, oleh karena itu sangat sulit jika diterjemahkan ke dalam satu film saja." 

Warnes Bross selaku produser dari film ini juga mengatakan bahwa nantinya akan ada film kedua dari "Dune" untuk menerjemahkan narasi yang belum di fitur dalam film mendatang ini. 

Deretan aktor-aktor Hollywood pun juga akan memerani adaptasi ini, seperti Zendaya yang akan berperan sebagai Chani, Josh Brolin sebagai Gurney Hallec, Jason Momoa sebagai Duncan Idaho dan Oscar Isaac sebagai ayah dari Paul, Duke Leto Atreides.

Pernah diadaptasi pada tahun 1984

Screenshot at Apr 17 17-26-49.pngFoto dok: Instagram @dunemovie

Sebelum diadaptasi oleh Denis, "Dune" sempat ingin diadaptasi oleh Alejandro Jodorowsky, sang sutradara yang terkenal dengan film avant-gardenya di tahun 70-an. Sayangnya, Hollywood menolak keinginannya. Lalu pada tahun 1984, sutradara David Lynch berhasil mengadaptasi novel tersebut walaupun Ia sempat mendapat kritik yang kurang positif.

Dune sendiri juga merupakan karya yang sering dianggap sulit dan sangat berisiko untuk diadaptasi menjadi sebuah film. Bagaimana tidak, pembangunan latar yang kompleks dan detail serta pemilihan lokasi syuting yang sesuai dengan alur ceritanya membuat film ini menuntut sutradara dan para pemain film-nya untuk menjalani persiapan yang matang.

Meski alur cerita dan teknis pengambilan gambar yang kompleks, Denis percaya bahwa kisah Dune merupakan hal yang tepat untuk diangkat saat ini. Dilansir dari Vanity Fair, Denis mengatakan bahwa kerusakan planet Arrakis yang di sebabkan oleh eksploitasi besar-besaran akan sumber daya alamnya mencerminkan keadaan Bumi dan segala isu lingkungan yang ada. Denis juga mengatakan bahwa film ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama generasi muda akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.