mad-max-and-imperator-furiosa-.jpgFoto dok: screenrant.com

Film terbaru Mad Max besutan sutradara George Miller akan menjadi salah satu film terbesar yang dibuat di New South Wales. Menyusul kesuksesan empat film pertamanya, Mad Max 1 (1979), Mad Max 2 (1981), Mad Max Beyond Thunderdome (1985) dan Mad Max Fury Road (2015), film mendatang akan hadir sebagai prekuel.

Berjudul “Furiosa”, film ini rencananya akan dirilis pada 2023 dan akan mengambil set tempat di sebuah kota terpencil di New South Wales, Broken Hill.

Berbeda dengan film-film sebelumnya, film terbaru ini akan berfokus pada salah satu karakter utama, Furiosa yang sebelumnya diperankan oleh aktris multitalenta Charlize Theron. Namun sayangnya, aktris berdarah Afrika Selatan dan Amerika  tersebut tidak akan terlibat dalam film terbaru sang sutradara.

Dilansir dari NYT, Miller mengatakan bahwa ia sempat mempertimbangkan penggunaan teknologi de-aging dengan CGI untuk sang aktris. Akan tetapi, setelah melalui berbagai pertimbangan, ia merasa teknologi tersebut bukan keinginannya. Terlebih karena ceritanya berfokus pada masa muda Furiosa, jauh sebelum kejadian di Fury Road.

furiosa.jpegFoto dok: polygon.com

Sebagaimana dilansir dari Variety, karakter utama tersebut pun jatuh ke tangan aktris muda asal Amerika Serikat berdarah Argentina dan Inggris, Anya Taylor-Joy yang namanya melejit lewat serial TV Netflix “The Queen’s Gambit”. Selain Anya, aktor tampan Chris Hemsworth dan Yahya Abdul-Mateen II juga dikabarkan turut terlibat dalam film ini.

George Miller pertama kali meluncurkan waralaba Mad Max pada tahun 1979 dengan judul sama, yang mengangkat nama aktor kawakan Mel Gibson. Setelah meraih kesuksesan, Miller kemudian melanjutkan proyeknya dengan merilis “Mad Max 2” pada 1981 dan “Max Mad Beyond Thunderdome” pada 1985 yang keduanya masih dibintangi oleh Mel Gibson sebagai pemeran utamanya.  

Pada tahun 2015, ia pun meluncurkan film “Mad Max: Fury Road” yang bertabur bintang, mulai dari oleh Tom Hardy, Hugh Keays-Byrne, Charlize Theron, Nicholas Hoult, Josh Helman, dan Abbey Lee. Film ini pun cukup mendulang kesuksesan bagi Miller. Pasalnya, film ini berhasil meraup penghasilan lebih dari 375 juta dolar AS dari pemutarannya di seluruh dunia.

Selain itu, “Mad Max: Fury Road” juga menyabet beberapa nominasi dalam ajang Piala Oscar 2016 seperti kategori Best Picture, Best Director, Best Cinematography, dan Best Visual Effects. Pada ajang tersebut, film ini pun berhasil membawa pulang penghargaan dalam kategori Best Film Editing, Best Costume Design, Best Makeup and Hairstyling, Best Sound Editing dan Best Sound Mixing.

Untuk film prekuel mendatang, Miller pun berharap bahwa nantinya “Furiosa” juga akan bisa dinikmati dan mendulang kesuksesan yang sama seperti film-film sebelumnya.