Pernakah terlintas dalam benakmu bagaimana industri fashion membuat pakaian atau fashion item yang kita pakai? Atau pernakah kamu berfikir mengenai dampak yang di ciptakan oleh produksi bahan pakaian terhadap lingkungan kita?  Dengan maraknya gaya hidup sehat, industri fashion lambat laun juga menuju ke ranah dan konsep ramah lingkungan. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan menjadikan mereka sebagai konsumen yang pandai. Tidak hanya itu, untuk menciptakan industri mode yang etis dan berkelanjutan, transparasi bisa menjadi langkah pertama menuju akuntabilitas. Dengan adanya kesadaran yang juga didukung oleh teknologi, masyarakat menuntut lebih banyak menuntuk transparansi dari merek fesyen, teknologi serta perlatan gaya hidup yang mereka beli. 

Lalu apa hubungan antara industri fesyen dan Blockchain?

Tekonologi yang sudah menjadi buah bibir semua orang selama beberapa tahun terakhir ini selalu dikaitkan dengan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Namun, jika diteliti lebih dalam, Blockchain memiliki banyak kegunaan lain dan aplikasinya dalam industri fashion baru mulai diteliti. Berikut penjelasan detilnya. 

Blockchain dapat digunakan untuk merekam berbagai jenis data

Transparent.jpg

 

Blockchain dapat digunakan untuk merekam berbagai tipe data, seperti transaksi data dan data informasi yang memudahkan tanpa perlu mengandalkan perantara atau berinteraksi dengan pengguna lain. Dalam industri fashion, Blockchain dapat melacak produk melalui seluruh rantai pasokan, dari bahan baku ke pabrik hingga penjualan kepada konsumen. Blockchain juga bisa menjadi perangkat yang sangat baik untuk rantai suplai dan manajemen inventaris karena sistemnya tidak dapat dimodifikasi. Artinya, perangkat ini dapat meningkatkan pelacakkan dan transparansi suatu produk. 

Blockchain juga meningkatkan pencitraan merek

Merk.jpg

 

Beberapa fashion brand dunia sudah memulai eksperimen untuk menggunakan Blockchain. Salah satu contohnya adalah Martine Jarlagaard dengan koleksi smart labelsnya pada tahun 2017. Bekerjasama dengan perusahaan Blockchain, penggunanya dapat dengan mudah mengikuti setiap proses produksi secara detil mulai dari tag yang digunakan jingga lokasi pabrik. 

Blockchain juga dapat meningkatkan kinerja organisasi 

design org.jpg

Selain meningkatkan transparansi, blockchain juga dapat meningkatkan kinerja sebuah organisasi mode yang berfokus pada produk fashion yang berkelanjutan. Blockchain dapat memungkinkan beberapa organisasi ini untuk memiliki akses terhadap informasi yang lebih rinci, tepat dan dapat dipercaya sehingga pelanggan dapat mengetahu secara detil mengenai produk yang mereka beli. Tidak hanya itu, Blockchain juga dipercaya dapat menekan konsumsi fast fashion produk yang berlebihan. 

Baca juga: 5 Contoh Bagaimana Teknologi Menginovasi Fashion

Tags: Blockchain, Digital Technology, Fashion Trasnparancy, Fashion Digital, Fashion Security