Ditengah pandemi COVID-19, kebutuhan masker terus meningkat dan jumlah yang tersedia di berbagai toko pun sudah habis terjual sehingga sangat sulit saat ini untuk mendapatkannya. Di tengah langkanya persediaan masker, para desainer Indonesia ini beralih memproduksi berbagai masker yang tentunya sangat cantik dan fashionable. Beberapa di antaranya juga disumbangkan kepada yang membutuhkan. Berikut ulasannya.

1/5 Biyan

Untuk koleksi masker kain kali ini, desainer kenamaan Indonesia Biyan Wanaatmadja meluncurkan masker yang terinspirasi dari pulau terluar bagian Tenggara Indonesia yakni, Pulau Humba Hamu. Motifnya yang cantik dan kental akan nilai-nilai Indonesia ini hadir dalam berbagai warna cerah seperti hitam, nude, merah, putih dan biru yang dihiasi oleh embroidery.

2/5 Edward Hutabarat

 

Percancang busana Indonesia, Edward Hutabarat, juga memproduksi washable mask yang terbuat dari kain ulos bertajuk “Ulos In Innovation.” Ditulis pada laman Instagramnya, hasil dari penjualan koleksi yang akan segera dirilis ini akan digunakan untuk memberikan 6000 masker dan 3000 hand sanitizer bagi para pedagang di pasar tradisional seperti Pasar Tarutung, Pasar Siborongborong, Pasar Lagu Boti, Pasar Balige, Pasar Sidikalang dan Pasar Samosir. 

3/5 Ghea Panggabean


Desainer Ghea Panggabean juga memproduksi masker yang terbuat dari kain tenun Sumba yang kedua sisinya memiliki motif berbeda sehingga dapat dipakai secara bolak balik. Selain kain Sumba, Ghea juga membuat masker dari kain tradisional Indonesia seperti kain jumputan, kain gringsing khas Bali, dan kain dengan motif wayang. Dengan motif yang cantik serta warna terang, masker ini dapat membuat siapa saja yang menggunakannya terlihat stylish dan elegan. Tidak hanya itu saja, Ghea pun juga merilis koleksi khusus Idul Fitri dengan nuansa berwarna putih dan emas yang dihiasi oleh emboridery cantik. 

4/5 Alleira Batik

Terinspirasi dari Paramedics yang memakai visor, Alleira Batik memproduksi topi spesial dengan pelindung plastik yang dapat mencegah virus Covid-19 atau droplet saat pergi keluar rumah untuk hal-hal urgensi. Berfungsi sebagai double protection selain masker, topi bermotif batik khas Alleira ini juga dilengkapi dengan visor yang dapat di copot-pasang sehingga juga dapat digunakan untuk mempercantik penampilan saat berpergian setelah pandemi berakhir.

5/5 Stella Rissa

Dikenal dengan rancangan baju pengantinnya, desainer Stella Rissa juga turut menyumbangkan masker dengan memproduksi masker kain berbahan 100 persen katun. Namun, berbeda dengan desainer lainnya, ia membagikan masker ini secara gratis kepada mereka yang meminta langsung padanya. Bahkan, ia pun tidak segan untuk mengirimkannya secara gratis. Tidak hanya itu, ia pun juga berkonsultasi dengan dokter mengenai masker yang di produksinya. Masker yang terbuat dari kain katun ini sangat higienis karena dapat dicuci setiap hari dan tisu yang ada di dalam masker ini dapat diganti setiap 30 menit.