8f9a4b8bc0fd93a101e87d9b0f266e65.jpgFoto Dokumen : Vogue Australia

Satu lagi kabar mengejutkan datang dari Victoria’s Secret. Acara runway The Victoria’s Secret Show yang telah berlangsung selama hampir 20 tahun itu diumumkan tidak akan mengudara lagi di jaringan televisi. Berita ini diumumkan oleh Chief Executive L Brands, Leslie Wexner. Leslie Wexner menyatakan bahwa jaringan televisi sudah tidak cocok untuk penayangan Victoria’s Secret Show dan akan mempertimbangkan untuk membuat konsep baru dari acara tersebut.

Kabar ini didului oleh berbagai kontroversi yang datang dari brand lingerie ini. Sebelumnya, brand lingerie ini mengalami penurunan penjualan yang dialami brand ini karena kurangnya inklusifitas dari pemasarannya. Selain itu, pada November 2018, Chief Marketing Officer perusahaan Ed Razek menyatakan ekspresi intoleransi terhadap model ­plus-size dan transgender dalam sebuah interview dengan Vogue.com. Lalu, hanya selang beberapa hari kemudian, Chief Executive perusahaan Jan Singer memutuskan untuk mengundurkan diri setelah menduduki jabatannya selama dua tahun. Perusahaan ini juga baru-baru ini menutup lebih dari 50 toko retailnya.

Berita-berita buruk tersebut kemudian diikuti oleh jatuhnya rating dari runway show 2018. Pertunjukan tersebut hanya ditonton oleh 3.3 juta penonton dari yang sebelumnya ditonton hingga 5 juta penonton di tahun 2017.  


 

Baca juga: Busana Pria Terbaik di Met Gala 2019