terra1.jpgFoto dok: @anniespratt

1/5 Tillandsia

Tillandsia.jpgFoto dok: air-plants.com

Disebut dengan tanaman udara, Tillandsia tidak memerlukan tanah untuk tumbuh dan hanya memerlukan sedikit air saja. Untuk merawatnya tidaklah sulit. Kamu cukup meletakkannya di dalam terrarium kaca transparan dan menyemprotnya dengan air. Padukan pasir dan batuan lumut untuk alasnya.

2/5 Sempervivum

semper.jpgFoto dok: thespruce.com

Sempervivum merupakan genus tanaman sukulen milik keluarga Crassulaceae, yang berasal dari Afrika utara, Eropa dan Timur Tengah. Kata sempervivum berasal dari "skaisar " (selalu) dan "vivum " (Hidup), yang mengacu pada tanaman tahunan sepanjang waktu. Tumbuhan ini juga memiliki adaptasi yang bagus. Mereka selalu hijau dan tahan terhadap kondisi dingin yang ekstrim serta radiasi matahari. Seperti namanya, sukulen ini akan berlipat ganda jika dirawat dengan baik. Hal ini juga menjadi salah satu alasn mengapa Sumpervivum merupakan tanaman yang ideal bagi pemula. Selain membutuhkan sedikit perawatan, tanaman ini juga tumbuh di tanah berpasir. Sirami setidaknya tiga atau empat kali seminggu.

3/5 Mini Moth Orchids

mini moth.jpgFoto dok: livemaster.com

Anggrek kecil yang indah ini memang sudah dikenal sebagai salah satu terrarium yang digemari. Gunakan pakis sebagai medium untuk tumbuh dan jauhkan dari matahari langsung karena hal tersebut dapat membakar daunnya. Anggrek juga menyukai angin, oleh karena itu letakkan anggrek mini-mu didekat jendela terbuka yang menawarkan cahaya sedang.

4/5 Sundew

drosera.jpgFoto dok: curiousplant.com 

Dikenal juga dengan nama Drosera, Sundew merupakan tanaman karnivora yang mampu menangkap mangsa seperti serangga. Untuk merawatnya kamu hanya perlu menempatkannya pada area yang terkena sinar matahari, kelembaban serta aliran udara.

5/5 Tradescantia

tr.pngFoto dok: lindasleaves Instagram

Tradescantia atau tanaman yang juga disebut spider lily ini asalnya dari Mexico Timur. Kendati begitu, tanaman hias ini juga banyak dijumpai di Amerika Selatan terutama wilayah Florida.

Warna tanaman ini cukup mencolok sehingga cocok untuk mengubah kesan taman yang monoton. Tanaman Tradescantia umumnya hijau keunguan, namun untuk jenis Tradescantia pallida keseluruhan batang dan daunnya bahkan berwarna ungu dengan bunga berwarna pink. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 30-45 cm dan diameter batang 1,5 - 2 cm.

Untuk memperbanyak tanaman, dapat melakukan stek pada batangnya.Selain itu, Tradescantia termasuk tanaman semitropikal. Ia menyukai lokasi yang terkena sinar matahari sebagian. Pada bagian tumbuhan yang terkena sinar matahari akan menyebabkan daun berwarna lebih mencolok. Tanaman ini juga tidak tergantung pada satu jenis tanah, asalkan memiliki pH 5,6 - 7,5 maka sesuai untuk pertumbuhannya.