Tak mengherankan lagi jika memiliki hewan peliharan yang bebas berlalu-lalang di dalam rumah akan membuat ruangan kita menjadi cepat kotor. Selain noda air liur atau kotoran, bau tak sedap pun kerap menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi. Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu jadikan bahan referensi untuk membuat living space-mu lebih pet-friendly.

1/5 Choose your fabric wisely

9d02862e-abaf-4c58-86f1-a2331ad41b39.jpgFoto dok: apartmenttherapy.com 

Memilih kain pada furnitur adalah bagian yang terpenting dalam menciptakan ruangan pet-friendly, terlebih untuk binatang peliharaan anjing dan kucing. Keduanya kerap tertarik pada tempat yang lembut dan nyaman sehingga sofa atau tempat tidur menjadi pilihan favorit mereka. Meskipun menggemaskan melihat mereka meringkuk di kursi favoritmu, bulu dan air liur yang dikeluarkan juga harus diperhitungkan karena kerap meninggalkan noda serta bau yang tak sedap. Untuk menghidari hal tersebut, kulit imitasi dan ultrasuede bisa menjadi pilihan bahan yang tepat. Selain tidak meninggalkan jejak, bahan ini pun sangat mudah dibersihkan dan tergolong anti gores. Jika kamu tidak ingin mengganti sofamu, pilihan lainnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan alas bulu palsu yang dapat dicuci dengan mesin. Memilih pelapis yang memiliki warna yang mirip dengan hewan peliharaanmu juga dapat menyamarkan shedding.

2/5 Wipeable wallpaper and paint

wallpapaer.jpgFoto dok: overstock.com 

Paw prints are annoying when they are shown on our wall! Untuk membantu mengurangi masalah ini, pilihlah wallpaper atau lapisan cat dengan finishing yang tidak halus. Beberapa pilihan wallpaper akan hadir dalam opsi yang mudah dihapus. Cat dengan finishing high-gloss juga akan mempermudah anda membersihkan noda pada dinding.

3/5 Wood or tile for flooring

wood floor.jpgFoto dok: Pinterest

Kerusakan pada karpet sering kali menjadi salah satu alasan utama ketika memiliki hewan peliharaan. Selain seratnya sulit dibersihkan, bahannya juga tidak akan tahan lama menahan cakar hewan, dan cenderung menyerap bau tak enak. Untuk meminimalisir hal tersebut, tile atau hardwood bisa menjadi pilihan yang tepat. Untuk ubin, pertimbangkan opsi porselen atau keramik. Selain itu, gunakan ubin datar berukuran besar karena nat di antara ubin biasanya sulit untuk dibersihkan.

Untuk hardwood bahan seperti beech, bambu, dan jati daur ulang akan lebih tahan terhadap goresan. Rugs is not always a bad idea, kamu bisa tambahkan sebagai aksesori untuk mempercantik ruangan, terlebih akan berguna bagi hewan peliharaan kamu bersantai di musim hujan.

4/5 Decorative toy storage

Toy storage.jpgFoto dok: dogloversblog.com

Memelihara fur babies seperti anjing dan kucing ternyata seperti memiliki anak kecil Selain toys atau treat mereka yang berserakan dimana-mana, ini akan membuat ruangan kita terlihat berantakan. Carilah basket anyaman atau yang sesuai dengan tema ruangan kamu sebagai tempat storage perlengkapan mereka. Selain menjadi tambahan aksesori ruangan, ini juga akan menyamarkan barang-barang mereka ketika tamu sedang berkunjung ke rumah. Kamu juga bisa memilih rak tinggi agar kucing atau anjing kamu tidak memiliki akses pada barang-barang kita yang bisa membahayakan mereka termasuk makanan atau tanaman hiasmu.

5/5 Filtered air

Air.jpgFoto dok: Gettyimages/jomkwan

Tak ada salahnya memelihara udara dalam ruangan agar tetap bersih bahkan ketika kita tidak punya hewan peliharaan. HEPA filter bisa merupakan ide terbaik untuk mengatasi masalah ketombe atau bau hewan peliharaan secara langsung. Filter HEPA akan membuat udara lebih murni, menyaring dan menjebak partikel berbahaya seperti bulu hewan peliharaan. Beberapa vacuum cleaner juga sekarang sudah memiliki kecanggihan teknologi ini.