Alamanda Shantika Santoso, atau yang akrab disapa dengan Ala, merupakan salah satu tokoh perempuan yang paling menginspirasi di Indonesia. Ala merupakan salah satu perintis Go-jek, salah satu startup transportasi online yang telah berjasa besar dalam mempermudah  kehidupan masyarakat Indonesia. Bergabung dengan Go-Jek ternyata dapat menjadi  batu loncatan bagi  Ala untuk bisa meraih mimpi-mimpinya. Yuk kita ikuti perjalanan karir seorang Alamanda Shantika.

Tertarik Dengan Dunia Teknologi

Pada sebuah wawancara dengan media lokal, Ala mengatakan bahwa ia sudah suka dengan pelajaran Matematika ketika ia masih duduk di bangku SD. Saat itu, ayahnya lah yang mengenalkan Ala pada pelajaran tersebut. Wanita lulusan Universitas Bina Nusantara ini mengaku bahwa ia sangat menyukai Matematika dan IT karena mampu membuatnya belajar lebih dalam tentang problem solving. Ketertarikannya untuk memecahkan masalah juga terlihat dari seringnya dia melakukan bongkar-pasang mobil mainan sewaktu kecil. 

 

Berhasil Mendirikan Startup Di Usia 21 Tahun 

b.jpgfoto: Dok. herworldindonesia

Di usianya yang masih sangat muda, Ala berhasil mendirikan perusahaan startup-nya sendiri. Ala memulai dengan membuat e-commerce bagi brand fashion lokal di Indonesia. Tidak hanya itu saja, Ala juga telah membuat sebanyak 200 website dalam kurun waktu 3 tahun.

Bergabung Dengan Go-Jek

c.jpgfoto: Dok. bentangpustaka.com

Karena merasa bahwa dirinya belum cukup mapan untuk membangun perusahaan sendiri, akhirnya Ala memutuskan untuk bekerja dengan perusahaan orang lain yang juga berbasis teknologi. Sebelum akhirnya bergabung dengan Go-Jek, Ala pernah bekerja dengan berrybenka.com dan kartuku. Ala bersama  Nadiem Makariem dan tim telah berhasil membuat Go-Jek menyandang unicorn startup dengan penghasilan diatas US$ 1 miliar (13 triliun rupiah).

Memutuskan Keluar Dari Go-Jek Untuk Meraih Mimpi-Mimpinya

Ala mempunyai goal dalam hidupnya untuk  menjadi menteri pendidikan. Melalui karirnya di Go-Jek, Ala semakin sadar dengan  keinginannya untuk bisa memberi impact yang lebih  besar lagi bagi masyarakat, terutama dalam dunia pendidikan. Pada tahun 2016 silam, Ala memutuskan untuk hengkang dari jabatan Vice President, Technology Product di Go-Jek. Kemudian pada bulan Maret tahun 2017 Ala mendirikan sebuah sekolah programmer yaitu Binar Academy. Sekolah tersebut didirikannya sebagai salah satu usaha untuk memunculkan programmer yang berkualitas di Indonesia.

Tips Sukses Seorang Alamanda Shantika Santoso

e.jpgfoto: Dok. idntimes

Menurut Ala, permasalahan terbesar seseorang untuk memulai karirnya itu terletak di dalam  dirinya sendiri. Self worth dan self confidence dalam diri seseorang harus ditingkatkan, karena sebenarnya tidak ada sesuatu hal yang perlu ditakutkan untuk bisa melangkah maju terus kedepan. Dalam perjalanannya  mencapai kesuksesan, Ala mengaku bahwa ayahnya adalah sosok yang paling menginspirasi dirinya hingga sekarang. Melihat ayahnya mendirikan rumah singgah untuk tempat bagi anak-anak jalanan, Ala pun ingin menjadi pribadi yang berdampak seperti ayahnya.

Baca juga : Putra Aji Adhari, Peretas Termuda Indonesia Yang Berhasil Meretas Situs Resmi NASA

Tags: Society, Startup, Sukses, Perempuan, Teknologi, Inspiratif