Paralimpiade Tokyo 2020 baru saja resmi berakhir pada Minggu (05/09) lalu. Pada ajang multiolahraga terbesar tersebut, para atlet perwakilan Indonesia berhasil membawa pulang total 9 medali yaitu 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu. Berikut ini daftar perolehan medali dari atlet paralimpik kebanggaan Tanah Air.

Medali perak

  1. Ni Nengah Widiasih

ni nengah.jpegFoto dok: Reuters/Molly Darlington

Atlet asal Bali, Ni Nengah Widiasih menjadi peserta pertama yang memperoleh medali untuk Tanah Air di Paralimpiade Tokyo 2020. Pada ajang tersebut dirinya berhasil meraih medali perak di nomor 41kg cabang angkat berat dengan total Angkatan 98kg. Pada kesempatan tersebut ia juga berhasil melampaui torehan angkatan Clara Fuentes dari Venezuela. Raihan tersebut juga menjadi medali kedua Ni Nengah Widiasih untuk Indonesia di ajang Paralimpiade. Lima tahun lalu, dirinya juga sukses memberikan perunggu. 

2. Dheva Anrimusthi

Dheva.jpgFoto dok: getty images

Dheva menjadi salah satu dari 7 atlet pebulu tangkis yang masuk ke dalam Paralimpiade Tokyo 2020. Dirinya berhasil meraih medali perak pada tunggal putra saat harus melewati perlawanan berat kepada Cheah Liek Hou yang sudah menjadi juara dunia pada tahun 2013, 2015 dan 2017. 

3. Leani Ratri Oktila

Leani.jpgFoto dok: Olympics.com

Pebulu tangkasi wanita, Leani Ratri Oktlia berhasil membawa pulang medali perak pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Namun, pada final tunggal putri SL4, Leani ditaklukan oleh Cheng Hefang (China). Atltet berusia 30 tahun tersebut menyerah setelah bertarung tiga gim melawan Cheng dengan skor 19-21, 21-17, 16-21. 

Medali emas

  1. Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah

leani sadiyah.jpegFoto dok: AP/Yohei Nishimura

Medali emas pertama di Indonesia akhirnya dipersembangkan oleh atlet berbakat Leani Ratri dan Khalimatus Sadiyah dalam cabang olahraga badminton SL3-SU5, ganda putri. Mereka berdua berhasil mengalahkan atlet China Cheng Hefang dan Ma Huihui langsung dalam 2 set dengan skor 21-18 dan 21-12.

2. Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto

leani hary.jpgFoto dok: AP photo

Leani turut kembali meraih medali emas kedua dari cabang olahraga badminton pada kelas ganda campuran SL3-SU5 dimana dia berpasangan dengan Hary Susanto. Pebulutangkis kelahiran 1991 tersebut juga berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia para nomor tunggal putri SL4 yang menjadikan cabor ini sebagai lumbung medali bagi tim Indonesia.

Medali perunggu

  1. Saptoyoga Purnomo

saptoyoga.jpgFoto dok: REUTERS/Athit Perawongmetha

Medali untuk negara pun bertambah saat atlet asal Jawa Tengah ini berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga lari dengan waktu tercatat di 11,31 detik setelah atlet asal AS dan RPC meraih waktu 10,95 detik dan 11,8 detik.

2. David Jacobs

david-jacobs2.jpegFoto dok: ANTARA/HO/NPC Indonesia

Beralih ke olahraga tenis meja, David Jacobs berhasil mendapatkan medali perunggu pada Sabtu (28/8) pada cabor tersebut di individual class 10 putra, yang juga merupakan medali perunggu kedua yang diraih di ajang pesta olahraga atlet penyandang disabilitas. David menjalani pertandingan berat selama lima gim untuk menyingkirkan pemain China, Lian Hao di babak perempat final.

3. Suryo Nugroho

suryo.jpgFoto dok: Badminton Photo

Selain itu, ada juga medali perunggu pada cabor badminton yang diraih oleh Suryo Nugroho ketika dirinya berlomba pada kelas SU5. Dirinya menang atas atlet Taiwan dengan skor 21-16, 21-9  dalam waktu 41 menit saja. 

4. Fredy Setiawan

Fredy.jpegFoto dok: REUTERS/THOMAS PETER

Tak berhenti disitu saja, medali teranyar disumbangkan oleh Fredy Setiawan kemarin (05/09) pada nomor bulu tangkis putra klasifikasi SL4. Dirinya menyumbang medali perunggu saat berhasil mengalahkan wakil dari India, Tarun, pada pertandingan tersebut yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo.