Kabar terbaru datang dari Bottega Veneta. Baru-baru ini, rumah mode asal Italia tersebut resmi mendaulat Matthieu Blazy sebagai creative director menggantikan Daniel Lee yang mundur pada minggu lalu.

Matthieu Blazy bukanlah sosok baru bagi Bottega Veneta. Pasalnya, ia telah bekerja sebagai Design Director bagi rumah mode tersebut sejak tahun 2020. Dapat dikatakan, Blazy turut andil dalam mengembangkan Bottega Veneta bersama Daniel Lee.

Berikut lima fakta mengenai sang direktur kreatif, Matthieu Blazy.

1/4 Lahir di Paris
 
Matthieu Blazy lahir di Paris pada tahun 1984. Berkebangsaan Paris dan Belgia, pria berusia 37 tahun ini menamatkan studi di La Cambre, Brussels, Belgia. Selepas lulus, ia bekerja di label fashion Raf Simons yang berfokus pada kreasi busana pria. Pada tahun 2016, ia kembali bekerja dengan Raf Simons ketika ia bergabung dengan Calvin Klein. Tidak hanya itu saja, Blazy juga telah bekerja untuk beberapa desainer rumah mode ternama seperti Phoebe Philo, Daniel Lee dan lainnya.

2/4 Telah bekerja dengan Bottega Veneta sejak tahun 2020
 
Blazy bukanlah wajah asing bagi Bottega Veneta. Sejak tahun 2020 dirinya telah bekerja sebagai Direktur Desain. Meski terbilang baru, ia berhasil membuktikan kinerjanya dengan terpilihnya sebagai Ditrektur Kreatif terbaru rumah mode Italia tersebut menggantikan Daniel Lee.

3/4 Akan merilis koleksi pertamanya untuk Bottega Veneta pada Februari 2022
 
Dilansir dari The National, Blazy kini tengah sibuk mengerjakan proyek pertamanya, yaitu koleksi debutnya sebagai Direktur Kreatif Bottega Veneta pada Februari 2022. Pengalamannya yang luas juga telah membuatnya menjadi seorang yang menarik dan patut diperhitungkan di industri fashion.

CEO Bottega Veneta, Leo Rongone, menyatakan, "Matthieu Blazy adalah seseorang yang luar biasa berbakat" dan menambahkan "Saya bangga dan bersemangat untuk mempercayakan kepemimpinan kreatif Rumah mewah kami".

4/4 Namanya dikenal luas ketika menangani Maison Margiella
 
Nama Blazy mulai menjadi perbincangan ketika dirinya menjadi desainer di label Maison Margiela. Kala itu ia menangani lini Artisanal dan busana perempuan. Koleksi adibusana dari lini Artisanal rancangannya yang menampilkan interpretasi baru dari gaya dekonstruktif Martin Margiela langsung mencuri perhatian. Topeng kristal yang menyertai setiap peragaannya tersebut bahkan pernah dikenakan oleh Kanye West di tahun 2013.