Julia.jpgFoto dok: Stephane Cardinale - Corbis/Corbis via Getty Images)

Cannes Film Festival akhirnya usai digelar pada Sabtu (17/07) dan ditutup oleh kemenangan film berjudul “Titane” garapan sutradara, Julia Ducournau yang berhasil mengantongi penghargaan Palme d’Or.

Selain meraih prestasi melalui film-nya, Julia juga menorehkan sejarah sebagai sutradara perempuan kedua yang berhasil meraih piala tertinggi sepanjang 74 tahun sejarah festival setelah Jane Campion lewat film-nya, “The Piano” pada 1993.

Ajang penghargaan tersebut juga terasa semakin spesial karena top prize award tersebut diberikan oleh Spike Lee yang juga membuat sejarah sebagai orang kulit hitam pertama yang memimpin penjurian Cannes. Upacara penutupan juga semakin berkesan saat Lee tak sengaja mengumumkan pemenang Palme d’Or lebih awal dari yang diperkirakan.

Dari segi film, “Titane” digambarkan sebagai film yang paling mengejutkan di tahun 2021 oleh BBC karena penggambarannya mengenai seks, kekerasan dan horror tubuh (body horror).

Film ini bercerita mengenai seorang perempuan bernama Alexia yang bekerja sebagai penari dan mengalami pelecehan seksual. Pengalaman mengerikan tersebut akhirnya mendorongnya untuk membalas sang pelaku dengan tindakan yang kejam. Setelah melarikan diri, Alexia lalu melakukan berbagai cara untuk mengubah jati dirinya agar ia bisa terlihat sebagai laki-laki.


 

Pengambilan gambar yang indah, tema yang unik serta alur cerita yang mencekam tersebut membuat film ini layak mendapatkan penghargaan. Mengalahkan film-film dari deretan sutdara yang sebelumnya memenangkan Plame d’Or seperti Apichatpong Weerasethakul, Jacques Audiard dan Nanni Moretti.

Kendati demikian, film bertemakan hal tersebut bukanlah sesuatu yang baru bagi Julia. Sebelumnya, sutradara asal Prancis tersebut pernah menggarap sebuah film bergenre body horror berjudul “Raw” yang juga ditayangkan perdana pada Cannes Film Festival pada 2016 lalu. Tidak hanya diapresiasi karena alur cerita yang menegangkan dan topik yang unik, film ini juga turut melambungkan nama Julia di kancah perfilman dunia.

Source: hk.asiatatler.com
Translated by: Anastasia Kathleen