Ganda putra unggulan pertama pasangan Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil meraih kemenangan atas wakil Jepang, Takuto Inoue dan Yuki Kaneko pada pertandingan babak penyisihan  pertama Indonesia Open 2019 yang berlangsung di lapangan satu Istora Senayan pada Selasa (16/7).

Walau sempat unggul di sesi pertama dengan perolehan skor 20, Kevin dan Marcus tidak dapat memungkiri bahwa mereka sempat kaget dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang sempat menguji permainan mereka.

Dengan 3 game yang menegangkan, pasangan putra nomor satu di Indonesia ini berhasil menaklukan Jepang dengan skor 20-22, 21-16, 21-14.

“Dari awal memang anginnya di lapangan agak kencang dan shuttlecock-nya goyang. Sehingga saat memukul kencang seperti tidak pas,” ujar Marcus pada konferensi pers seusai laga.

Kemenangan tersebut juga merupakan keberhasilan kedua Marcus dan Kevin dalam laga yang sama, sebelumnya di tahun 2018, Takuto Inoue dan Yuki Kaneko adalah lawan pasangan minion di babak final.

Meski mereka berhasil memenangkan game pada babak penyisihan pertama Indonesia Open 2019, Marcus menilai bahwa permainan dari pemain Jepang tersebut berbeda dengan tahun lalu.

"Tahun ini, mereka bermain lebih sabar dan rapi dalam bertahan. Pada final Indonesia Open 2018, mereka lebih sering membuat kesalahan dan sering buru-buru. Mereka pasti sudah belajar dari kekalahannya di tahun lalu,” Marcus menambahkan.

Pada pertandingan babak kedua di hari Kamis (19/7), Marcus/Kevin akan berhadapan dengan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Dibandingkan dengan wakil India, Marcus/Kevin memiliki catatan rekor yang positif. Pasalnya, dari lima pertemuan dalam berbagai turnamen, Marcus/Kevin selalu berhasil meraih kemenangan.

Pada turnamen French Open 2018 contohnya, Marcus/Kevin berhasil memenangkan pertandingan dengan skor straight games 21-12, 26-24.

Marcus mengatakan bahwa ia sangat optimis dalam pertandingan selanjutnya.“Mereka juga pemain bagus dan kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Jadi dalam pertandingan selanjutnya kami harus lebih siapkan mental lagi,” tutup Marcus dalam konferensi pers. 

Baca juga: 4 Petenis Dunia Yang Sering Taklukan "Pertandingan Akbar" Atau Grand Slam