4d59b7c2-1078-4c14-9cb9-9d2c8ad46a18.jpg Foto dok: Elaine Thompson/AP Photo

Berita perpisahan Bill dan Melinda Gates tentunya membuat kaget banyak pihak. Pasalnya, keduanya selalu tampak harmonis dan jauh dari berita-berita miring. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan dan pemikiran panjang, keduanya mengumumkan bahwa mereka tidak dapat lagi tumbuh bersama sebagai pasangan dalam fase kehidupan mereka ke depannya. Kendati demikian, keduanya tetap memiliki misi yang sama untuk tetap menjalin kerjasama mengurus Yayasan yang telah didirikannya.

Berikut ini kilas balik perjalanan cinta Bill dan Melinda Gates, mulai dari pertama bertemu hingga memutuskan untuk berpisah.

1/5 Pertama kali bertemu pada tahun 1980

Kisah cinta Bill Gates dan Melinda Gates di mulai pada tahun 1980 ketika Melinda bergabung dengan perusahaan Microsoft milik Bill sebagai manajer produk. Pada series berjudul Inside Bill’s Brain yang ditayangkan di Netflix, Bill Gates mengatakan bahwa perjalanan cinta keduanya pernah mengalami kekalutan. Setelah satu tahun membina hubungan, Bill merasa bahwa ia masih ingin mempertimbangkan untuk menikah. “Kami peduli satu sama lain dan hanya dua kemungkinan: kami akan berpisah atau kami akan menikah,” ujarnya. “Ia [Bill] harus membuat keputusan,” timpal Melinda. Bill pernah membuat daftar yang ia jabarkan di papan tulisnya mengenai pro dan kontra tentang pernikahan. “Ia ingin menikah, tetapi tidak tahu apakah ia benar-benar bisa berkomitmen untuk itu dan menjalankan Microsoft di saat yang bersamaan,” lanjut Melinda. Namun, setelah itu, keduanya memantapkan hati dan memutuskan untuk menikah. “Saya benar-benar menghargai arti pernikahan dan menanggapi hal tersebut secara serius,” ucap Bill Gates dalam serial tersebut.

2/5 Menikah pada tahun 1994
 
Setelah berpacaran cukup lama, Bill dan Melinda akhirnya menikah di Pulau Maui, Hawaii pada tahun 1994. Kabarnya, acara tersebut menelan biaya hingga miliaran rupiah. Pasalnya, Bill menginginkan sebuah acara pernikahan yang privat dan oleh karena itu, ia pun memesan seluruh kamar hotel dan juga helikopter di pulau tersebut untuk mencegah pengunjung menyaksikannya. Dari pernikahannya tersebut, keduanya dikaruniai 3 orang anak yang bernama Jennifer, Rory, dan Phoebe.

3/5 Menyambut kelahiran anak pertama di tahun 1996

Ketika mengandung anak pertamanya, Jennifer, Melinda mengatakan pada Bill bahwa ia ingin menjadi ibu rumah tangga. Pada salah satu wawancaranya ia mengatakan bahwa Bill sangat kaget dengan keputusannya. Namun, Melinda meyakinkan bahwa ia tidak ingin anaknya di asuh oleh orang lain.

“Jika kita ingin anak kita memiliki value yang sama seperti kita, salah satu dari kita harus berasa di rumah”, ujar Melinda.

Saat ini, keduanya sudah memiliki tiga buah hati, Jennifer (24 tahun), Rory (22 tahun) dan Adele (18 tahun).

4/5 Mendirikan Bill and Melinda Gates Foundation pada tahun 2000
 
Bill dan Melinda diketahui memiliki ketertarikan yang sama terhadap kemanusiaan. Hal inilah yang membuat mereka mendirikan Yayasan kemanusiaan bersama, The Bill & Melinda Gates Foundation. Akar dari berdirinya organisasi ini berasal dari perjalanan keduanya ke Afrika pada tahun 1993 setelah mereka bertunangan. Pada perjalanan tersebut, mereka pun melihat bagaimana masyarakat di sana masih hidup di garis kemiskinan. Melihat fakta ini, Bill dan Melinda pun tergerak hatinya dan Yayasan pun didirikan pada tahun 2000 yang berfokus pada masalah kesehatan dan pembangunan global serta pendidikan di dunia.

5/5 Memutuskan untuk bercerai setelah 27 tahun membina rumah tangga
 
Setelah lebih dari dua dekade membina rumah tangga dan mengurus Yayasan bersama, Melinda dan Bill memutuskan untuk mengakhiri perkawinan mereka. Berita ini tentunya sangat mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, pasangan fila tropi ini dikenal harmonis dan jauh dari berita-berita miring. Namun, perjalanan panjang pun akhirnya harus berhenti sampai di sini. Melalui postingan di akun Twitter resmi masing-masing, Bill menyampaikan bahwa ia dan sang istri memutuskan untuk berpisah, tetapi keduanya sepakat untuk bekerja bersama di Yayasan yang telah mereka dirikan. Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk memberikan ruang privasi berkaitan dengan kehidupan mereka yang baru.