oprah.jpgFoto dok: Oprah Daily

Pangeran Harry kembali menjadi perbincangan hangat banyak penggemar dari berbagai belahan dunia. Setelah menikah dengan Meghan Markle, melepaskan gelar kerajaannya, wawancaranya bersama dengan sang istri pada program ekslusif Oprah Winfrey hingga merilis sebuah dokumenter, ayah dua anak ini kabarnya akan merilis sebuah memoar mengenai perjalanan hidupnya.

Dijadwalkan rilis pada akhir tahun mendatang, Pangeran Harry akan mengajak pembaca menyelami kehidupannya, untuk pertama kalinya, melalui kisah definitif tentang pengalaman masa kecil, petualangan, kehilangan serta pelajaran hidup yang telah membantu membentuk pribadinya.

Lebih lanjut, ia pun mengatakan bahwa memoirnya akan berisi berbagai cerita yang penuh kejujuran.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan untuk berbagai banyak hal yang saya pelajari selama hidup dan bersemangat karena pembaca dapat melihat langsung kehidupan saya secara akurat dan sepenuhnya benar”, ujarnya.

Perihal perilisan ini pun disambut baik oleh para penggemar. Namun, ada juga beberapa pihak yang mengkhawatirkan keputusan sang Pangeran. Dilansir dari Daily Mail, seorang penulis bernama Robert Jobson mengatakan bahwa buku ini dapat menimbulkan konflik dan akan menggoyahkan kerajaan Inggris sebagai istitusi.

Ia juga menambahkan bahwa kerajaan Inggris tak lagi dapat bersembunyi dari rahasia bila memoir tersebut di rilis.

"Ini akan menjadi buku terlaris internasional, tetapi hal apa yang akan dirasakan oleh kerajaan? Tidak akan ada tempat untuk bersembunyi”, ujarnya.

Di sisi lain, Pangeran Harry berharap bahwa memoir perjalanan hidupnya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat luas. Ia pun ingin membuktikan bahwa di balik gelar prestsiusnya, ia juga merupakan seorang manusia yang sama sekali tak jauh berbeda dengan masyarakat lokal lainnya. 

“Selama perjalanan hidup ini, saya sudah mengemban berbagai tugas dan peran, baik secara kiasan maupun harfiah, dan harapanku adalah saat menceritakan kisahku —baik suka maupun duka, kesalahan dan pelajaran yang saya petik— saya bisa menunjukkan bahwa dari mana pun kita berasal, kita memiliki banyak kesamaan, lebih dari yang kita pikirkan,” ucap Pangeran Harry pada salah satu wawancaranya.