Nama Realrich Sjarief mungkin belum begitu familiar di masyarakat, namun dirinya sudah pasti tidak asing lagi di ranah arsitektur Indonesia. Seorang arsitek dan founder dari RAW (firma asitektur) ini dikenal dengan desainnya yang jujur dan mengedepankan keaslian material yang memadukan keunikan dan kultur. Baginya, kesederhanaan dan fungsi dari sebuah bangunan adalah esensi utama yang harus di kedepankan. Lalu seperti apa pria di balik kesuksesan RAW Material ini? Berikut 4 hal mengenai Realrich Sjarief.

Baca juga: 5 Kartini Dalam Dunia Startup Indonesia

Founder of RAW 

 

Realrich Sjarief adalah arsitek sekaligus founder dari RAW Architecture yang merupakan singkatan dari Realrich Architecture Workshop. Selain itu ia juga aktif sebagai arsitek untuk bangunan-bangunan rumah tinggal dan menaruh minat yang dalam terhadap topik lokalitas dan ketukangan untuk mendefinisikan arsitektur yang natural, sederhana, tanpa pretensi dan memiliki kualitas transenden. Pada setiap karya yang dihasilkannya, ia selalu memasukkan dua hal ke dalam desainnya yakni unsur kultural dan unik. Pada tahun 2018 lalu karyanya, Sekolah Alfa Omega di Tangerang, Banten,  mendapatkan nominasi di World Architecture Festival. 

Pengagum Desain Unfinished

 

Pada sebuah wawancara dengan media lokal, Realrich menjelaskan pemahaman baru soal desain rumah bergaya unfinished yang mengedepankan dan meperlihatkan kejujuran material pada sebuah hunian. Terinsipirasi dari gaya tersebut, ia pun mengaplikasikan desain unfinished tersebut kedalam hunian sekaligus perpustakaan dan studio miliknya yang dinamakan "99 Percent The Guild." Baginya detail desain dapat dibuat untuk alasan fungsional, namun akan lebih berarti jika ornament-nya pun memiliki nilai fungsi. 

Berlokasi di Jakarta Barat, tepatnya di perumahan Villa Meruya, rumah yang dijuluki the guild ini menunjukkan keunikannya melalui tampilan eksteriornya. Bentuk geometris yang digunakan tampak jelas pada bentukan jendela lingkar dan lengkungnya. Bangunan ini sendiri dikelilingi oleh dinding beton tinggi yang digunakan sebagai pagar pemisah antara jalan utama dengan bangunannya.

Pendiri Omah Library

Pada tahun 2015, Realrich mendirikan Omah library, sebuah tempat belajar arsitektur melalui literasi, workshop, kursus dan diskursus arsitektur melalui topik filsafat, teknik konstruksi, sejarah dan materialitas. Omah library menjadi tempat untuk diskursus praktik - teori. Realrich juga aktif di dalam kelompok Spirit 45 bersama Andy Rahman dan Eka Swadiansa yang menerbitkan buku berjudul SPIRIT_45 : A Cultural Hypnosis and an Unfinished Manifesto di awal tahun 2018. Tidak hanya itu, karya Omah Architecture Library ini juga memenangkan IAI Awards pada tahun 2017. 

Nominasi Emerging Architect of The Year 2018

RAW Architecture yang didirikan oleh Realrich Sjarief berhasil masuk dalam salah satu nominasi Emerging Architect of The Year 2018. Firma arsitek Indonesia ini bersaing dengan 19 nama lainnya dari sejumlah negara di dunia menjadi yang terbaik pada ajang Dezeen Awards 2018. 

Baca juga: 5 Selebriti Dan Influencer Indonesia Yang Merupakan Sosok Ibu Muda Inspiratif