Selain mendekatkan diri dengan alam dengan menikmati berbagai pemandangan gunung maupun pantai, mengamati burung-burung (birdwatching) menjadi salah satu pilihan aktivitas yang belakangan ini sedang banyak digemari terlebih pada saat pandemi ketika orang-orang ingin mencari ketenangan dan jauh dari hiruk-pikuk ibu kota. 

Di Indonesia sendiri, sudah banyak orang yang memilih untuk melakukan kegiatan menyenangkan ini. Baik untuk sekedar menikmati keindahannya ataupun dengan tujuan pelestarian. Jika kamu ingin mencoba kegiatan unik satu ini, berikut lima rekomendasi destinasi yang bisa kamu kunjungi. 

1/5 Taman Nasional Bali Barat 

Destinasi selanjutnya adalah Taman Nasional Bali Barat. Tidak hanya dikenal di kalangan warga lokal, Taman Nasional ini juga menjadi destinasi favorit para turis asing. Ketika berkunjung ke sini kamu dapat menikmati keindahan alam serta berbagai burung eksotis dan endemik yang jarang dapat kita lihat di tempat lain seperti Jalak Bali, Sacred Kingfisher, Burung Beo Gantung Jawa dan Ayam Hutan Hijau. Taman ini juga mencakup area perbukitan, pegunungan dan juga pantai indah. Menjadikannya tempat berlibur yang menyenangkan. 

2/5 Taman Nasional Tangkoko

Taman Nasional Tangkoko merupakan cagar alam yang berada di Kota Belitung, Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 60 km dari Manado. Dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Barat, taman nasional ini merupakan rumah sekaligus tempat berlindung bagi para hewan langka termasuk burung liar endemik seperti Maleo, Spot-tailed Goshawk, Nuri Gantung Pygmy serta burung Nightjar Sulawesi. Selain burung, kamu juga dapat bertatapan langsung dengan hewan langka seperti monyet hitam, Tarsius, Musang Sulawesi dan masih banyak lagi. Pada malam hari, tempat ini juga terbilang sangat ramai karena adanya Burung Hantu Berbintik, Burung Hantu Minahasa dan burung nokturnal lainnya. 

3/5 Taman Nasional Lore Lindu 

Ratusan spesies burung eksotis hidup secara alami di taman nasional di Sulawesi Tengah ini, lebih dari 50% di antaranya adalah endemik Sulawesi. Jika kamu tidak suka berjalan terlalu jauh pada saat birdwatching, taman ini adalah tujuan yang tepat karena area pengamatan burung terbaik terkonsentrasi di satu tempat yaitu di sekitar Danau Tambing dan Jalur Anaso. Dengan berjalan dan mengitari danau, kamu bisa bertemu dengan Flycatcher berwajah biru, burung Malia, Cerulean Cuckooshrike. Jika beruntung, kamu juga dapat bertemu dengan spesies Great Shortwing dan Maroon-backed Whistler. Track Anaso tersebut juga akan mengantar kamu semakin jauh ke dalam hutan dimana kamu dapat berpapasan dengan habitat burung yang unik seperti Satanic Nightjars, Geomalia dan Great Shortwing. 

4/5 Taman Nasional Matalawa

Taman Nasional Matalawa berada di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Selain keindahan alamnya yang menakjubkan, taman ini juga menjadi tempat berlindungnya mamalia, kupu-kupu, amfibi, reptile dan berbagai jenis burung. Dari 215 jenis, dikatahui sembilannya merupakan spesies burung endemic Sumba seperti Rangkong atau Julang Sumba, Kakatua Jambul Jingga, Gemak Sumba, Punai Sumba dan Masdu Sumba.

5/5 Taman Nasional Kerinci Seblat

kerinci.jpgFoto dok: National Geographic Indonesia

Terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan dekat dengan Provinsi Sumatera Barat, Kerinci sebenarnya terkenal dengan habitat macan dan juga tumbuhan tropikal. Namun, untuk kamu yang ingin mengunjungi tempat ini dan menikmati keindahan spesies burung asal Sumatera, kamu bisa pergi ke Taman Nasional Kerinci Seblat untuk bertemu dengan burung Salvadori's Pheasant, Red-billed Partridge, Sumatran Meacock-Pheasant dan Sumatran Treepie. Meskipun taman ini mencakup hutan seluas 1,6 juta hektar, pengamatan burung biasanya terkonsentrasi di Jalan Tapan atau jalur puncak Gunung Kerinci. Di tengah lelah  mendaki gunung,  wisatawan juga dapat berhenti dan menemukan spesies tanaman unik dan langka, seperti bunga terbesar di dunia, Rafflesia arnoldi dan bunga tertinggi Titan arum.